KETAPANG-Kekurangan stok pada Gas LPG
bersubsidi ukuran 5 kg sejak beberapa pekan menjelang Puasa Ramadhan hingga
saat ini dirasakan oleh pihak pengecer.
Ameng (72)
satu diantaranya pengecer gas LPG bersubsidi dijalan Tengkawang, Kelurahan
Tengah,Kecamatan Delta Pawan,Kabupaten Ketapang ini mengakui, akibat kekurang
stok gas LPG ukuran 5 kg saat ini, dirinya sedikit kesulitan melayani pihak
lain yang akan membeli ke tokonya.
"Dulu
sebelum dijatah dari pihak distributor kita bisa melayani 10 hingga 50
pertabung yang 5 kg tiap harinya",ungkap Ameng di tokonya,kepada Portal
LKBK65,Senin,(29/05/2017) siang.
Ia
mengatakan,saat ini pihaknya hanya bisa melayani untuk keperluan rumah tangga
disekitar lingkungannya.
"Apa
lagi dalam bulan Ramadhan ini, untuk 1 atau 2 tabung ada saya stok untuk
melayani warga sekitar yang membutuhkan LPG",ujarnya.
Alasan
mendapat jatah dari pihak distributor untuk pihaknya menyalurkan kemasyarakat
dirinya tidak mengetahui persis apa penyebabnya.
"Padahal
LPG yang 5 kg normal keberadaannya dipihak distributor,dan kita juga mengecer
kekonsumen harganya tidak terlalu tinggi hanya berkisar Rp.17 ribu
saja",papar Ameng.
Terhadap
kondisi dibatasinya untuk mendapatkan gas LPG 5 kg.Ameng berharap agar dalam
pendistribusian kepihak pengecer bisa kembali normal seperti dulu-dulunya.
Sementara
itu,dua pihak Distributor gas LPG PT.Sinar Biru Andalan Semesta,dijalan Tentemak,Gang
Kamboja, No.57 Kelurahan Mulia Baru Ketapang dan PT.Karya Putra Kayong Ketapang
dijalan DI.Panjaitan saat dihubungi Portal LKBK65,dikedua perusahaan tersebut
belum bisa memberi keterangan resmi lantaran pimpinannya sedang tidak berada
ditempat.
"Kami
tidak bisa menjelaskan,berkenaan alasan pengurangan penyaluran stok LPG 5 Kg
kepihak pengecer.Karena itu yang bisa menjelaskan pimpinan,sementara pimpinan
sedang tidak berada di kantor",ujar satu diantara pegawai PT.Sinar Biru
Andalan Semesta yang sama seperti halnya diucapkan pegawai diperusahaan
PT.Karya Putra Kayong.
Sementara
itu dibagian lainnya,Suryansyah.Kepala Seksi Perlindungan Konsumen.Dinas
Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Ketapang, memaparkan bahwa kemungkinan
pengurangan disuplaynya gas 5 kg bersubsidi dari pihak agen ketingkat pengecer
sub distributor untuk penyama rataan.
"Meski
kondisinya normal.Itu agar tidak adanya penumpukan disuatu tempat dan
penyamarataan ketingkat konsumen bisa terpenuhi semua",jelasnya.
Ia juga
menegaskan untuk saat ini,jika ada penumpukan berlebihan ditingkat distributor
maupun tingkat pengecer terhadap Gas LPG 5 kg didapat saat pelaksanaan razia
akan mendapat sanksi tegas.***(Agus Hariyansyah/LKBK65).
Gambar : Tumpukan Gas LPG ukuran 5 kg yang sudah kosong di Toko
Ameng.***(Foto:LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment