KETAPANG-PT PLN (Persero) Wilayah Ketapang
menyatakan akan berupaya tidak ada pemadaman listrik selama Ramadhan 1438
Hijriah hingga Idul Fitri nanti.
"Bukan
masalah dijamin, kami tidak bisa menjamin, hanya Allah yang bisa menjamin,
tetapi kami akan melakukan semaksimal mungkin berupaya agar listrik tetap
tersalurkan," kata Sumarsono Manajer PLN Area Ketapang, kepada Portal LKBK65,Jumat (12/05/2017) sore.
Dia
mengemukakan pihaknya juga belum tahu apa yang akan terjadi ke depan, apakah
pasokan listrik lancar atau ada gangguan yang berakibat pemadaman.
Namun,
pihaknya sesuai standar operasional akan berusaha membuat layanan penerangan
tidak ada gangguan. untuk itu maka pemeliharaan jaringan akan dilakukan terus
sampai menjelang Ramadhan, dan volumenya di bulan Ramadhan akan dikurangi
kecuali yang urgent.
Sumarsono
menerangkan,sejauh ini kebutuhan listrik Ketapang saat beban puncak masih bisa
dipenuhi sesuai kapasitas yang ada.Total daya mampu 39 MW dengan Beban Puncak
32 MW sehingga surplus 7 MW.
Menurutnya
hingga saat ini suplay listrik PLN Ketapang tidak ada kendala dan masih cukup
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Ketapang. Hanya saja krisis
masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakat di pedalaman Ketapang masih ada
yang menggunakan PLTD.
“Mengenai
suplay tidak ada masalah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Ketapang
,” katanya.
Untuk
mengansipasi terjadinya pemadaman karena gangguan, pihaknya juga akan
mempersiapkan petugas yang bekerja 24 jam. Sehingga gangguan dapat segera
teratasi. “Petugas kita siap 24 jam sehari dan 7 hari seminggu untuk menjaga
keandalan jaringan listrik” imbuhnya.
Untuk
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, PLN Ketapang akan tetap mengimbau kepada
masyarakat untuk mencegah dan mengingatkan agar anggota keluarga masyarakat
tidak bermain layangan menggunakan tali kawat karena penyebab gangguan di
jaringan listrik akibat kawat tersebut selain juga berbahaya bagi orang
sekitarnya.
“Masyarakat
yang punya pohon didekat jaringan 20 kV juga diminta kerelaannya untuk dapat
berpartisipasi menjaga keandalan suplai listrik dengan memberikan ijin PLN
memangkas dahan ranting pohon yang berpotensi mengganggu jaringan. Ketidak
relaan masyarakat untuk mengijinkan PLN memangkas dahan rantong pohon itu akan
berakibat padamnya listrik karena gangguan,ini yang terjadi Jumat sore dan malam
di jalur Sukaharja-Katamso dan Mulia Baru”,kata Sumarsono, seraya menyamoaikan
bahwa masih banyak warga di Kabupaten Ketapang yang belum menikmati listrik PLN,
untuk itu dia mengajak mari bersama-sama merawat dan menjaga listrik yang ada
di Ketapang ini agar jadi lebih baik lagi ,dan PLN siap 24 jam memberikan
layanan terbaik untuk masyarakat",pungkas Sumarsono.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar: PLN Ketapang terus melakukan pemeliharaan dan
perbaikan yang tidak kenal waktu agar listrik terus menyala.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_______

+ komentar + 1 komentar
Bos jaringan 20kV. Jalur2 tiang ke3 dari gardu5 ada bunga api tadi malam.
Post a Comment