KETAPANG-Tenaga guru kontrak dan honorer yang tidak lulus
tes,melakukan aksi damai menuntut keadilan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang
di depan Kantor DPRD Ketapang, Senin (03/04/2017) pagi.
Aksi damai
yang dilakukan Front Perjuangan Rakyat (FPRK) Ketapang serta Aliansi
Kontrak dan Honor Kabupaten Ketapang,diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten
Ketapang Budi Mateus dan Wakil Ketuanya Jamhuri Amir.
Dalam
kesempatan itu,Budi Mateus menyampaikan bahwa dirinya siap memperjuangkan nasib
para guru kontrak dan honorer yang sudah lama mengabdikan dirinya.
"Saya
berjanji siap dipecat dari jabatan ketua DPRD Ketapang,apabila saya,tidak bisa
menyelesaikan persoalan ini",janjinya.
Sementara
itu,wakil Ketua DPRD Ketapang,Jamhuri Amir,SH mengatakan hal senada dengan
Ketua DPRD Ketapang,berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut.
Sebelum,bergerak
ke DPRD Ketapang massa terlebih dahulu mendatangi Polres Ketapang,guna menuntut
agar ditegakkannya keadilan untuk menahan kelima orang tersangka pungli yang
sebelumnya telah dilakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli di
salah satu hotel yang ada di Ketapang.
Saat berita
ini diturunkan,massa kembali ke Posko mereka dan direncanakan akan kembali lagi
pada pukul.14.00 Wib ke Gedung DPRD Ketapang.***(Agus/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment