KETAPANG-Sejumlah pasien yang
datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Agoesdjam Ketapang, Kalimantan Barat,
khususnya ibu ibu yang bermaksud melahirkan di rumah sakit milik Pemkab
Ketapang itu harus kecewa,sebab mereka hanya dilayani oleh tenaga bidan dan
perawat saja,apalagi mereka datang pada waktu malam hari, yang ada hanya dokter
umum, bukan dokter spesialis kandungan.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Agoesdjam Ketapang, dokter Rusdi, ketika
dikonfirmasi Portal LKBK65, Rabu (29/03/2017) pagi, mengakui bahwa saat ini
dokter spesialis kandungan tersebut sedang mengikuti pelatihan.
“Dokter umum tidak ada kompetensi untuk menolong kelahiran. Untuk lahir
normal bisa ditolong dengan bidan”,terang dokter Rusdi dari ujung telpon
genggamnya.
Selanjutnya kata Rusdi, apabila bagi ibu ibu yang melahirkan ada kelainan akan
dirujuk ke Rumah Sakit Umum yang lain, yang ada dokter spesialisnya.
“Dokter spesialis kandungan disini ada dua, yang satu sakit dan pensiun
dini, jadi tinggal satu dokter spesialisnya saja, dan kita sudah berusaha
mencari penggantinya, tapi belum ada yang mau di Ketapang”,ungkap Rusdi.
Menurut Rusdi,bahwa alasan para dokter itu tidak mau tugas di Ketapang,
karena jumlah lulusannya terbatas, dan banyak yang mau tugas di kota besar,
selain itu kemungkinan gaji di Ketapang itu kecil.
Ditanya tentang upaya Pemkab Ketapang untuk mengadakan dokter spesialis
kandungan itu, menurut Rusdi, kemungkinan Pemkab Ketapang keterbatasan
anggaran.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar: Rumah Sakit
Agoesdjam Ketapang.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment