PONTIANAK-Ritual ziarah kemakam para leluhur bagi warga
Tionghoa dilakukan setiap setahun dua kali, sesuai kalender Tionghoa. Paham
Tionghoa itu sangat dalam, dimana orang yang masih hidup selalu ingat kepada
leluhurnya.
Kehadiran
Kombes Pol Purn Drs.Suhadi Sw. M.Si pada kegiatan Ritual Ziarah ke Makam
Leluhur atau yang lebih dikenal dengan Cheng Beng menziarahi Akong dan Ama dari
Istri Agustina Sri Wahyuningsih SE, di pemakaman Yayasan Halim Sui Raya,
Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/03/2017), dengan berdoa secara Islam, memohon
kepada Allah SWT, semoga arwah Akong dan Ama nya mendapatkan tempat yang
layak disisi-Nya, dimudahkan jalan menuju Surga-Nya Aamiiin.
Sementara
itu keluarga yang lain yang beragama Nasrani dan Konghuchu, melakukan doa
sesuai dengan kepercayaan dan cara masing masing.
Usai berdoa
Kombes Pol Purn Drs. Suhadi SW. M.Si mejeng sekejab ditempat pembakaran repliki
uang, yang menurut kepercayaan warga Tionghoa membakar uang merupakan salah
satu bentuk Transfer uang kepada leluhurnya. Agar dialam baka para leluhur
tidak kekurangan uang.***(Halim
Anwar/LKBK65).
Gambar: Kombes Pol Purn Drs.Suhadi Sw,M.Si pada kegiatan
Ritual Ziarah ke Makam Leluhur atau yang lebih dikenal dengan Cheng Beng
menziarahi Akong dan Ama dari Istri Agustina Sri Wahyuningsih,SE, di pemakaman
Yayasan Halim Sui Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/03/2017).***(Ist)..
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______



+ komentar + 1 komentar
LANJUTKAN PAK
Post a Comment