JELAI HULU-Bambang Asen,menyesalkan tindakan pemukulan oleh
Viktor Yulius Asone,S.Th, salah satu oknum Guru Honor pada SDN 8 Kecamatan
Jelai Hulu Desa Tebing Berseri,Ketapang,Kalimantan Barat,terhadap Dapin anak
kandungnya.
Ketika
dikonfirmasi Portal LKBK65,Minggu (05/02/2017), Bambang Asen mengeluhkan kejadian
yang telah menimpa anaknya tersebut,yakni tepat tanggal 26 Januari 2017 silam,
oknum guru tesebut diduga melakukan pendidikan yang tidak sepantasnya terhadap
muridnya.
“Bahkan saya
sebagai orang tua kandungnya tidak pernah memukul anak saya sampai luka seperti
ini. Padahal kejadiannya sangat sepele, pasalnya anak-anak main kejar-kejaran,
di larang oleh oknum guru tersebut . Namun saat di larang tidak mau, maka oleh
oknum guru itu menarik rambut dan memukul dari arah belakang pada wajah anak
saya”,ungkap Bambang kesal.
Menurut
Bambang,bahwa pemukulan yang dilakukan oleh Viktor Yulius pada anaknya itu
hingga luka memar lebam di pipi. Bahkan yang sangat disedihkannya, Dapin
anaknya saat ini trauma untuk sekolah di SD tersebut.
“Ke depan
mungkin saya akan pindahkan anak saya ke SD yang lain. Harapan saya kepada Pemerintah,
jika menerima tenaga pendidik harap di lakukanlah penjaringan yang tepat, agar
kualitas pendidikan dan penerapan ke anak didik tepat pula, sehingga kualitas
tenaga pengajar betul-betul orang yang mampu menjadi pendidik”,kata Bambang Asen
seraya menjelaskan bahwa oknum guru tersebut sudah dua kali melakukan tindakan
seperti yang di alamai anaknya, namun sepertinya tidak ada rasa penyesalan dan
jera,sehingga dia memberanikan diri untuk menyampaikan hal ini, agar ke depan
hal-hal seperti ini tidak terjadi di sekolah manapun.***(Tomi Yulius/LKBK65).
Gambar : Dapin dan Orang Tuanya Bambang Asen.***(Foto:Tomi).
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___



+ komentar + 1 komentar
Great post
Kontraktor Pameran
Jasa Pembuatan Booth
Kontraktor Booth Pameran
Jasa Pembuatan Booth Pameran
Post a Comment