SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Kasus Lima Proyek Pemeliharaan Jembatan,Ketua LSM dan Oknum Wartawan Portal LKBK65 Dituding Terima Uang

Kasus Lima Proyek Pemeliharaan Jembatan,Ketua LSM dan Oknum Wartawan Portal LKBK65 Dituding Terima Uang

Written By lkbk on Sunday, February 26, 2017 | 3:02 PM

KETAPANG-Terkait statmen Suryadi Ketua LSM Peduli Kayong beberapa waktu lalu tentang adanya dugaan mark-up proyek pemeliharaan 5 jembatan di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara,yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat, yang diterbitkan di Portal LKBK65 dan di Surat Kabar Media Kalbar belum lama ini,bermunculan kabar tidak sedap bahwa oknum Ketua LSM Peduli Kayong dan Oknum Wartawan Portal LKBK65 serta Oknum Wartawan Surat Kabar Media Kalbar menerima sejumlah uang dari oknum kontraktor dan oknum pejabat Dinas PU Provinsi Kalbar agar pemberitaan proyek jembatan itu tidak melebar.

Akibat dari pemberitaan itu bermunculan kabar yang tidak sedap bahwa pihak kontraktor dan oknum pejabat terkait telah memberikan sejumlah uang kepada Suryadi Ketua LSM Peduli Kayong, dan kepada Yan Wartawan Media Kalbar yang bertugas di Ketapang serta kepada Agus Hariyansyah Wartawan Portal LKBK65, agar tidak terlalu melebar dalam pemberitaannya.

Agar kabar ini terang benderang kepada Portal LKBK65, Sabtu (25/02/2017) sore kemarin, Suryadi selaku Ketua LSM Peduli Kayong membantah atas tudingan yang ditujukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab kepada dirinya, demikian juga Yan selaku Wartawan Surat Kabar Media Kalbar mengaku tidak merasa menerima uang yang dimaksud.

“Itu fitnah yang sangat keji bagi kami, dan kami tidak pernah merasa menerima bantuan dalam bentuk apapun, apalagi berbentuk uang, agar tidak berkembang lagi pemberitaan tentang dugaan penyimpangan proyek pemeliharaan lima titik jembatan di tahun 2016 lalu itu”,tegas Suryadi yang diamini oleh Yan.

Sementara itu, Wartawan Portal LKBK65, Agus Hariyansyah, mengaku bahwa dirinya pernah dipanggil oleh oknum dari Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalbar untuk mengklarifikasi pemberitaan awal tersebut di salah satu Warkop yang ada di Ketapang.

“Tapi berselang beberapa waktu kemudian setelah usai klarifikasi dan saya sudah berada di rumah, ada utusan dari oknum tersebut menyampaikan titipan sejumlah uang dengan dalih untuk pertemanan”, ungkap Agus, seaya mengakui bahwa uang titipan itu tidak diterimanya dan dirinya minta kepada utusan tersebut agar lebih baik uang itu dikembalikan saja kepada yang menitipkan.

“Dan saya pun sudah memberitahukan kepada oknum pejabat itu melalui telpon genggamnya, bahwa uang yang ia titipkan tidak bisa saya terima dan telah saya suruh kembalikan melalui utusannya yang menemui saya, setelah itu sampai saat ini sayapun tidak tau lagi,seperti apa proses selanjutnya”,tutup Agus Hariyansyah. ***(Halim Anwar/LKBK65).

Gambar: Suryadi Ketua LSM Peduli Kayong, dan Yan Wartawan Media Kalbar yang bertugas di Ketapang.***(Foto:LKBK65).
___

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
___
Share this post :

Post a Comment