KETAPANG-Dalam rangka pengamanan terhadap
aksi damai 717 oleh Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa
Anshari,guna mengecek keberadaan Tenga Kerja Asing (TKA) illegal ke PT.WHW di Kecamatan
Kendawangan, Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat, Sabtu,(07/01/2017), pihak Polres,Kodim
1203,Dinas Transmigrasi,Pol.PP,Bea Cukai, Kantor Imigrsi, Kantor Kesbangpol
Ketapang, beserta Muspika Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Muspika Kecamatan
Kendawangan Kabupaten Ketapang,melakukan pertemuan di aula Kesbangpol
Ketapang,Jum'at, (06/01/2017) Pagi.
Dalam
pelaksanaan pertemuan itu diulas berbagai pokok permasalahan strategi dalam
bentuk pengamanan terhadap aksi damai 717 yang rencananya akan diikuti oleh
1000 massa.
Seperti
salah satunya disampaikan oleh,Kepala Badan Kesatuan Polisi Pamong Praja
Ketapang, Edi Junaidi,mengatakan,dalam pengamanan itu lebih utama,Ia berharap
dengan tujuan bagai mana menciptakan suasana aksi domo itu supaya tertib.
"Tinggal
bagimana lagi kita mengatur persiapan,seperti siap-siapa yang akan menjaga
diloksi Ring satu dan mendapat informsi yang valid terhadap jumlah pendemo
untuk kita laporkan kepimpinan masing-masing itu yang terpenting",kata,Edy
Junidi.
Dia
menambahkan,untuk menyikapi itu alangkah lebih baik lagi mereka (pendemo-red)
dipanggil terlebih dahulu untuk tidak melakukan demo.Karena menurutnya,
ditakutkan nanti menimbulkan ketidak tentraman dan ketertiban ditata
Pemerintahan.Apalagi itu perusahaan asing yang asetnya luar biasa untuk Negara.
Dalam teknis
pelaksanaan akan pengamanan itu,Edy berharap agar pihak yang hadir
dapat menurunkan perwakilan masing-masing untuk turun lebih awal dari massa
pendemo kePT.WHW.***(Agus
Hariyansyah/LKBK65.com).
Gambar : Suasana
Pertemuan strategi untuk pengamanan terhadap aksi demo 717 ke PT.WHW Kecamatan
Kendawangan,di aula pertemuan Kesbangpol Ketapang.**(Foto: Agus).
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___

Post a Comment