KETAPANG-Aksi
Damai 717 di PT.Well Harvest Wining Alumina Refinery (WHW-AR) di Desa Sai
Tengar,Kecamatan Kendawangan,Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat,Ketua Front
Perjungan Rakyat Ketapang (FPRK),Isa Ansyari menyampaikan 13 butir tutuntan
yang harus disetujui pihak PT.WHW-AR dan Pemerintah Pusat serta Daerah,Sabtu,(07/01/2017),
siang kemarin.
Inilah tuntutan yang disamaoikankan Ketua FPRK itu :
Pertama,Kami masyarakat Ketapang menolak TKW illegal
yang bekerja di PT.WHW.
Kedua,Kami menuntut dan mendesak PT.WHW untuk
mempekerjakan masyarakat pribumi yang mempunyai keahlian tanpa ada
perbedaan.
Ketiga,PT.WHW wajib memberikan gaji terhadap warga
pribumi dengan upah yang adil dengan TKA serta wajib menjalankan profesional
kegiatan mengacu kepada undang-undang no.13 tahun 2003 tentang ketenaga
kerjaaan.
Keempat,Kami menuntut WHW wajib memberikan kontribusi
atau CSR kepada masyarakat demi kemajuan daerah setempat.
Kelima,Kami meminta PT.WHW wajib memberikan kontribusi
dan bekerjasama secara terbuka dengan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang
dalam rangka membangun daerah kabupaten Ketapang
Keenam,PT.WHW wajib menjamin keamanan dan lingkungan
sekitar agar jangan sampai tercemar.
Ketujuh,PT.WHW wajib membayar PHK karyawan yang sudah
diPHK serta wajib mengawasi sub-sub kontraktor yang ada diWHW agar tidak
terjadi permasalahan.
Kedelapan,Kami meminta PT.WHW menghargai adat istiadat
setempat dan menghormati tenaga kerja pribumi untuk beribadh sholat lima waktu
tanpa harus bersembunyi karena alasan tidak adanya jam istirahat.
Kesembilan,Kami mengingatkan kePT.WHW agar tidak
coba-coba menyebarkan paham komunis kepada tenaga kerja pribumi,kerena kami
sebagai anak bangsa mencintai NKRI.Tapi kami anti terhadap PKI.
Kesepuluh,Kami mendesak kepada imigrasi dan Bea cukai
untuk membuat pos pengawasan terpadu didalam pelabuhan WHW serta mengawasi TKA
dibandara Ketapang atau mengawasi bongkar muat barang dan orang.
Kesebelas,Disnakertrans wajib mengawasi secara aktip
terhadap tenaga kerja asing yang bekerja didalam wilayah PT.WHW.
Kedua belas,Kami meminta TNI dan Polri mengawasi
secara ketat terhadap kegiatan bongkar muat dipelabuhan PT.WHW dan menjaga
kemanan dn ketertiban agar dapat memberikan rasa aman kepada rakyat Ketapang.
Ketiga belas,Negara wajib memberi rasa aman kepada
rakyat atas investasi kesuatu daerah khususnya di Kabupaten Ketapang.
Selanjutnya berkas tuntutan itu diserahkan olehnya
dengan didampangi oleh beberapa perwakilan FPRK bersama Kapolres
Ketapang,AKBP.Sunaryo dan Dandim 1203 Let. Kol.Inf.Riko Haryanto.untuk diterima
pihak managemt PT.WHW.***(Agus
Hariyansyah/LKBK65).
Gambar : Isa Ansyari Ketua FPRK saat menyampaikan
13 tuntutan pada aksi damai 717 di perusahaan PT.WHW.***(Foto: Agus).
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___

Post a Comment