KETAPANG-Seperti
diberitakan sebelumnya bahwa Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Kalimantan
Barat,bersama-sama warga masyarakat lainnya telah melakukan aksi damai 717 ke
PT.Well Harvest Winning Aluminia Rafinery (WHW-AR) di Kecamatan Kendawangan,Sabtu
(07/01/2017) siang.
Terkait
dengan aksi damai itu banyak pihak memberikan apresiasi positif dan dua jempol kepada
Front Perjuangan Rakyat Ketapang yang dipimpin oleh Isa Ansari yang berjuang
untuk kepentingan hajat hidup warga masyarakat Ketapang.
Namun
demikian banyak juga masyarakat dan orang-orang tertentu yang khawatir atas aksi damai yang telah dilakukan itu, mereka khawatir para
investor tersebut akan lari dari daerah ini,karena usahanya terganngu,dan yang
lebih parah lagi mereka khawatir akan keinginan investor baru dari negara lain
membatalkan dirinya untuk berinvestasi di Kabupaten Ketapang,karena merasa
tidak aman, sehingga yang rugi adalah masyarakat Ketapang sendiri.
“Yang
sangat perlu dipantau oleh Pemkab ketapang adalah tanggapan dari investor
khususnya PT.WHW dengan adanya aksi tersebut. Apakah ada pengaruh terhadap
keinginan investasi dari pihak lain di daerah Kendawangan khususnya dan
Kabupaten Ketapang pada umumnya. Karena untuk menarik investor yang mau mendirikan
industri itu tidak gampang”, kata Tokoh Masyarakat Ketapang,Yasa Nagari kepada
Portal LKBK65,Sabtu (07/01/2017) malam,seraya mengaku bahwa diusianya yang
sudah 70 tahun ini,dirinya baru sekarang melihat pabrik mega berdiri di Ketapang,dan
dirinya sangat merasa prihatin kalau keberadaan perusahaan menimbulkan gejolak
sosial.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar: Yasa Nagari,
Tokoh Masyarakat Ketapang.***(Ist).
___
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
___

Post a Comment