SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Diduga Proyek Pemkab Ketapang,Pengerjaan Jalan Usaha Tani di Desa Sungai Besar Tidak Jelas

Diduga Proyek Pemkab Ketapang,Pengerjaan Jalan Usaha Tani di Desa Sungai Besar Tidak Jelas

Written By lkbk on Sunday, December 25, 2016 | 12:04 PM

SUNGAI BESAR-Salah satu warga Desa Sungai Besar Dusun 4 RT 14 Kanalisasi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, bernama Joko.mengeluhkan soal pekerjaan salah satu kontraktor. Pasalnya pekerjaan jalan usaha tani itu hanya diselesaikan kurang lebih 30 meter saja,yang semula di rencanakan sepanjang 500 meter, dilahan persawahan milik orang tuanya.

Semula badan jalan yang dibangun itu diakui Joko,menjadi area untuk bercocok tanam namun, setelah di gali guna untuk di buat badan jalan semua tanam tumbuh di lahan tersebut direlakannya demi mendukung pembangunan, dan untuk mempermudah para petani setempat untuk berlalu lalang,seperti halnya saat panen, dan saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Bahkan lebih anehnya,kata Joko, ketika dikonfirmasi Portal LKBK65.com,Minggu (25/12/2016) pagi,bahwa pelaksana proyek yang katanya milik salah satu dinas terkait di Ketapang itu,sudah beberapa kali pindah lokasi pekerjaan sehingga sampailah ke lahan milik orang tua Joko, namun tidak ada kegenahannya,malah merusak lahan yang keseharian di manfaatkan untuk bercocok tanam.

Seperti diakui Joko,pernah juga dirinya diminta untuk membayar pekerjaan yang terbengkalai itu dari seseorang tanpa dasar yang jelas.

“Dan kami dijanjikan lahan itu akan diganti rugi permeternya sebesar dua ribu rupiah,tapi hingga saat ini, hilang ceritanya, malah yang terjadi pekerjaan itu ditinggalkan begitu saja tanpa ada ujung pangkalnya,hanya diakui pekerja itu, bahwa mereka akan pindah ke lahan lain,dengan alasan lahan milik orang tua saya itu tanahnya keras”,ungkap Joko,seraya mengakui bahwa dirinya tidak tau siapa kontraktornya,dinas mana yang punya proyek itu, berapa dan dari mana anggarannya,sebab dilokasi tersebut tidak ada plang proyek,hanya yang dia tahu bahwa lahan milik orang tuanya itu dikerjakan dengan menggunakan cangkul oleh tiga orang pekerja yang berasal dari warga setempat selama tiga hari saja,setelah itu lenyap.***(Halim Anwar/LKBK65.com).

Gambar: Joko, warga Sungai Besar menunjuk kan lahan milik orang tuanya yang dikerjakan oleh kontraktor yang tidak jelas ujung pangkalnya.***(Ist).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
___
Share this post :

Post a Comment