SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Bupati Ketapang Martin Rantan Mengaku Pernah Didatangi Masyarakat, Ini Masalahnya

Bupati Ketapang Martin Rantan Mengaku Pernah Didatangi Masyarakat, Ini Masalahnya

Written By lkbk on Sunday, December 25, 2016 | 2:08 AM

KETAPANG-Kabupaten Ketapang merupakan Kabupaten yang menjadi sasaran investasi baik dibidang perkebunan, dibidang pertambangan, perindustrian dan lain-lainnya.

Hal itu disampaikan Bupati Ketapang,Kalimantan Barat,Martin Rantan,SH, dalam sambutannya pada pemberian penghargaan bagi wajib pajak daerah dan mitra pendukung pengelolaan pajak daerah Kabupaten Ketapang,pertengahan Desember 2016 lalu di Borneo Emerald Hotel,kepada wajib pajak yang taat dan tepat waktu membayar pajak daerah, dengan kriteria pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak bumi dan bangunan P2, serta wajib pajak dengan kontribusi yang besar terhadap penerimaan pajak daerah, dengan kriteria pajak BPHTB, dan penghargaan terhadap mitra pendukung pengelola pajak daerah tahun 2016.

Selanjutnya kata Bupati Martin,khususnya kepada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), dirinya berharap agar pimpinan perusahaan PMA, disamping membayar pajak, juga ikut perhatian dalam hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan, karena di dalam program investasi juga ada yang disebut Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam CSR ini diharapkan ada misi ke enam Bupati dan Wakil Bupati yaitu pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dengan tetap memperhatikan lingkungan hidup.

“Artinya, anda diberikan ruang seluas-luasnya untuk berinvestasi, tetapi juga harus ikut memperhatikan lingkungan hidup. Lingkungan hidup bukan hanya udara,bukan hanya pohon,bukan hanya tanah dan air, tetapi lingkungan hidup ada juga manusia”,kata Martin.

Oleh sebab itu,lanjut Bupati Martin, kearipan lokal yang ada dilingkungan tempat perusahaan Penanaman Modal Asing berinvestasi, harus juga menjadi perhatian.

“Ini saya sampaikan karena pernah saya didatangi masyarakat yang mengeluh ketika minta bantuan, misalnya untuk merehapkan kapelnya, merehabkan suraunya, masjidnya. Apa jawaban dari pimpinan perusahaan tersebut,kami tidak ada program yang begini-gini, karena company sudah membayar pajak. Saya beharap hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi”,tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan,SH.***(Halim Anwar/LKBK65.com).

Gambar: Bupati Ketapang,Martin Rantan,SH ketika menyerahkan salah salah penghargaan kepada wajib pajak pertengahan Desember 2016 lalu di Boneo Emerald Hotel.***(Foto: LKBK65.com).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
___
Share this post :

Post a Comment