SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Di Ketapang Ada Sinyalemen Negara Dalam Negara, Togap : “Sinyalemen Itu Sama Sekali Tidak Benar”

Di Ketapang Ada Sinyalemen Negara Dalam Negara, Togap : “Sinyalemen Itu Sama Sekali Tidak Benar”

Written By lkbk on Friday, December 23, 2016 | 10:48 PM

KETAPANG-Seperti diberitakan oleh media massa yang terbit di Kalimantan Barat,bahwa tenaga kerja asing asal Tiongkok yang bekerja di PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery di Kecamatan Kendawangan,Ketapang Kalbar disinyalir mencapai ribuan orang.

Bahkan yang sangat mengejutkan ada pernyataan Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Zulkarnaen Siregar,SH,bahwa Ironis sekali,pihak Imigrasi,Camat serta Lurah tidak mengetahui secara pasti ihwal keberadaan jumlah tenaga kerja asing asal Cina yang jumlahnya mencapai sekitar 3.000 hingga 4.000 pekerja di PT WHW.

“Kan aneh itu, di Kabupaten Ketapang ada negara di dalam negara. Apalagi tidak ada aparat keamanan serta pihak Imigrasi dan Bea Cukai di kawasan tersebut,”ungkap Zulkarnaen, di Gedung DPRD Provinsi Kalbar,kepada wartawan,Kamis (22/12/2016) kemarin.

Berkaitan dengan pernyataan Zulkarnaen Siregar tersebut,J.Togap P.Manik selaku External Relation & CSR Manager PT. WHW kepada Portal LKBK65, Jumat (23/12/2016) malam menyatakan bahwa, sinyalemen tersebut sama sekali tidak benar.

“PT.WHW-AR merupakan perseroan terbatas yang berbadan hukum Indonesia, sehingga seluruh aktivitasnya harus berdasarkan regulasi yang berlaku di negara kita. Jadi sangat tidak dibenarkan adanya negara dalam negara”,tegas Togap dari ujung telpon genggamnya.

Selanjutnya Togap mejelaskan bahwa saat ini posisi tenaga kerja di PT WHW-AR terdiri dari TKI 2.187 orang (82% diantaranya berasal dari warga Kalbar-Red) dan  TKA 408 orang.

“Hingga saat ini proses alih teknologi masih berlangsung dan tenaga profesional lokal yang terlibat telah mulai menduduki tempat strategis di perusahaan,antara lain terdapat 4 wakil kepala pabrik,Manager Dept., Dokter Klinik dan jabatan strategis lainnya merupakan putra-putri asli Indonesia”,terang J.Togap P.Manik, seraya menjelaskan bahwa pada level Direksi juga terdapat WNI yang merupakan representatif pemegang saham (30%) PT WHW-AR”,pungkas Togap.***(Halim/Agus/LKBK65).

Gambar: Salah satu aktifitas berkala, rapat koordinasi internal seluruh Pimpinan Departemen PT.WHW AR awal Desember 2016 lalu.***(Ist).

____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
___
Share this post :

Post a Comment