JAKARTA - Bangsa yang maju dan unggul adalah
bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang maju dan unggul pula. Manusia
unggul adalah hasil dari pendidikan yang maju, sedangkan guru adalah penentu
keberhasilan dan kemajuan pendidikan.
Mengutip perkataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Hj. Ani
Bambang Yudhoyono menyampaikan hal tersebut dalam acara silaturahim dengan Guru
Sekolah Dasar Khusus (Gurdasus) dan Guru Pendidikan Khusus (Gurdiksus)
Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2014 di Istana Negara, Sabtu (16/8) pagi.
Dalam Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Bersama DPR dan DPD kemarin, Presiden
SBY mengatakan bahwa pendidikan adalah cara yang paling tepat dalam memberantas
kemiskinan, memperluas kelas menengah, dan membangun Indonesia di abad 21.
Selama 10 tahun kepemimpinan Presiden SBY, pemerintah telah berhasil
menganggarkan 20 persen dari APBN untuk membiayai pendidikan. "Dengan
harapan membagun sumber daya manusia Indonesia yang semakin baik ke depannya.
Anggaran yang cukup besar itu harus dapat dimanfaatkan untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa," ujar Ibu Negara, meneruskan pesan pidato SBY tersebut.
Berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan juga sudah dilakukan,
diantaranya melalui peningkatan kualitas guru, pemerataan pendidikan, sarana
dan prasarana pendidikan, serta beasiswa dari pemerintah untuk siswa dan
mahasiswa miskin.
"Kita semua berharap ke depan pendidikan semakin baik, kemampuan guru
semakin meningkat karena kesejahteraan guru juga semakin baik," kata Ibu
Ani.
Dalam kesempatan ini, Ibu Ani juga menitipkan pesan agar dengan ditetapkannya
kurikulum baru, para guru dapat mencari informasi lebih jelas mengenai guna dan
penerapan kurikulum agar maksud dan tujuannya dapat dimengerti oleh guru maupun
para siswa. "Saya harap manfaatkan waktu di Jakarta untuk mengetahui lebih
jelas tentang kurikulum tersebut," Ibu Ani mengingatkan.***(fbw)
Foto : doc.Ist

Post a Comment