SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , » Hebat..!!! DPR RI Jadi Role Model Parlemen Afghanistan

Hebat..!!! DPR RI Jadi Role Model Parlemen Afghanistan

Written By lkbk on Tuesday, August 5, 2014 | 8:16 PM

JAKARTA - DPR RI khususnya KesekjenanDPR menjadi role model atau contoh bagi Parlemen Afghanistan. Hal tersebut ditandai dengan kedatangan delegasi Setjen Wolesi Jirga National Assembly of Afghanistanke DPR RI untuk yang ketiga kalinya, Selasa (5/8).

Sekjen DPR RI, Winantuningtyastiti menyambut baik keinginan Parlemen Afghanistan untuk belajar banyak tentang demokrasi, proses yang dilalui Indonesia dalam menghasilkan sebuah kebijakan atau undang-undang, serta bagaimana Setjen DPR RI memberikan dukungan terhadap Parlemennya. Hal tersebut mengingat beberapa waktu yang lalu Afghanistan baru saja melalui sebuah proses pemilihan umum dan baru terbentuk pemerintahan yang baru.

“Hubungan persahabatan Indonesia dengan Afghanistasn seyogyanya sudah sejak lama, bahkan tahun 1961 Presiden Soekarno pernah berkunjung dan berpidato di sebuah lapangan di Afghanistan. Dan untuk keparlemenan Afghanistan sendiri, kunjungannya kali ini ke Indonesia sudah yang ketiga kalinya. Tujuannya selain untuk terus menjalin persahabatan, Parlemen Afghanistan juga ingin belajar banyak dari Indonesia, tentang proses yang dilalui Indonesia untuk menghasilkan sebuah kebijakan atau Undang-undang. Afghanistan juga ingin mengetahui bagaimana Setjen DPR RI memberikan dukungan terhadap parlemen atau kedewanan,” kata Winantuningtyastiti.

Afghanistan menilai Indonesia sebagai negara maju dan negara besar yang masuk dalam sepuluh besar negara dengan perekonomian terbesar di dunia cukup mampu mengawal proses demokrasi. Olehkarenanyalah mereka ingin mencontoh apa yang sudah dilakukan Indonesia, dalam hal ini Kesetjenan DPR RI.

Dikatakan Win, sebelumnyaAfghanistan pernah belajar tentang demokrasi dan proses berbangsa pada beberapa negara di Eropa, namun pihak Eropa malah menyarankan agar negara yang setiap 19 Agustus itu merayakan hari kemerdekaannya itu untuk belajar pada Indonesia.  Hal tersebut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dipercaya menjadi contoh nyata negeri yang sukses mengawal demokrasi pasca reformasi beberapa tahun lalu.


Disisi lain,menurut Win Indonesia juga dapat mengambil hikmah atau manfaat dari kedatangan dan kerjasamanya dengan Afghanistan, salah satunya lewat keaktifan Afghanistan di beberapa organisasi internasional. Karena, meski parlemen Afghanistan masih tergolong baru terbentuk namun Afghanistan aktif di berbagai organisasi dunia, khususnya organisasi parlemen internasional. Hal tersebut cukup menguntungkan Indonesia, terutama ketika di berbagai kesempatan Indonesia mengajukan suatu resolusi, dan karena persahabatan yang dibina selama ini tak jarang Afghanistan memberikan dukungan penuh terhadap resolusi tersebut.***(Ayu/foto:odjie/parle/iw).
Share this post :

Post a Comment