SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Tim Garuda Jaya PSSI U-19 Dipecundangi Brunei dan Vietnam,Harus Ada Revolusi Mental

Tim Garuda Jaya PSSI U-19 Dipecundangi Brunei dan Vietnam,Harus Ada Revolusi Mental

Written By lkbk on Thursday, August 14, 2014 | 6:19 AM

JAKARTA - Lagi-lagi Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo merasa tidak nyaman dan bahkan kali ini dirinya sudah merasa perlu untuk “mempertanyakan” (baca : curiga) dengan kekalahan telak 2 kali berturut-turut Tim Garuda Jaya PSSI U-19 di Hassanal Bolkiah Tropy  (HBT) baru-baru ini. Bagaimana tidak ? Setelah di tekuk Tim yang di atas kertas sebenarnya di bawah performansinya,selama ini,yakni Brunei Darussalam dengan 1 – 3,Senin malam lalu.barusan Vietnam mempecundangi Tim Garuda  Jaya dengan skor yang sama persis.

Bahkan kalau dilihat “pola” angkanyapun hampir sama. Indonesia ketinggalan dulu 0 – 3 di babak pertama,baru kemudian bisa memperkecil kekalahan di Ujung babak kedua (saat vs Brunei di menit 74 dan ketika vs Vietnam di menit 81 ), bahkan Gol pertama Vietnam-pun tercipta hanya dalam waktu 2 menit di Babak Pertama.

Tiga gol bagi Skuad Vietnam arahan Gullaume Graechen tersebut, dicetak Luang Xuan Truong, Nguyen Phong Hong Duy dan Nguyen Cong Phuong. Sedangkan Indonesia memperkecilnya melalui Septian David Maulana pada menit ke-81.

“Saya benar-benar serius perlu mempertanyakan ini,karena terasa cukup aneh  : sebab tim yang membanggakan Indonesia selama ini,bahkan dalam berbagai Uji cobanya,nyaris tidak pernah kalah tersebut,khusus di HBT Brunei Darussalam saat ini tampak  “terkena sesuatu” (?)”,ungkap Roy Suryo kesal


Jadi,lanjut Menpora Roy Suryo,kepada Redaksi Lembaga Kantor Berita Kalimantan,Kamis (14/08/2014) dini hari tadi, tidak cukup dengan “defens” kata-kata bahwa “Anak-anak terkejut atau Runtuh Mental gara-gara Gol Cepat” tadi namun harus ada Revolusi Mental lebih dari yang akan dilakukan Badan Tim Nasional (BTN) yang akan mengevaluasi Tim Garuda Jaya U-19 ini, “dengan kata lain harus ada Penyelidikan ( atau bahkan kalau perlu “Penyidikan” ?) dari sebab kekalahan beruntun yang sangat membuat tidak nyaman tersebut”,pungkas Menpora Roy Suryo.***(H/LKBK)
Share this post :

Post a Comment