JAKARTA - Lagi-lagi Menteri Pemuda dan
Olah Raga Roy Suryo merasa tidak nyaman dan bahkan kali ini dirinya sudah
merasa perlu untuk “mempertanyakan” (baca : curiga) dengan kekalahan telak 2
kali berturut-turut Tim Garuda Jaya PSSI U-19 di Hassanal Bolkiah Tropy (HBT) baru-baru ini. Bagaimana tidak ? Setelah
di tekuk Tim yang di atas kertas sebenarnya di bawah performansinya,selama
ini,yakni Brunei Darussalam dengan 1 – 3,Senin malam lalu.barusan Vietnam mempecundangi
Tim Garuda Jaya dengan skor yang sama
persis.
Bahkan
kalau dilihat “pola” angkanyapun hampir sama. Indonesia ketinggalan dulu 0 – 3 di
babak pertama,baru kemudian bisa memperkecil kekalahan di Ujung babak kedua
(saat vs Brunei di menit 74 dan ketika vs Vietnam di menit 81 ), bahkan Gol
pertama Vietnam-pun tercipta hanya dalam waktu 2 menit di Babak Pertama.
Tiga
gol bagi Skuad Vietnam arahan Gullaume Graechen tersebut, dicetak Luang Xuan
Truong, Nguyen Phong Hong Duy dan Nguyen Cong Phuong. Sedangkan Indonesia
memperkecilnya melalui Septian David Maulana pada menit ke-81.
“Saya
benar-benar serius perlu mempertanyakan ini,karena terasa cukup aneh : sebab tim yang membanggakan Indonesia selama
ini,bahkan dalam berbagai Uji cobanya,nyaris tidak pernah kalah tersebut,khusus
di HBT Brunei Darussalam saat ini tampak
“terkena sesuatu” (?)”,ungkap Roy Suryo kesal
Jadi,lanjut
Menpora Roy Suryo,kepada Redaksi Lembaga Kantor Berita Kalimantan,Kamis
(14/08/2014) dini hari tadi, tidak cukup dengan “defens” kata-kata bahwa “Anak-anak
terkejut atau Runtuh Mental gara-gara Gol Cepat” tadi namun harus ada Revolusi
Mental lebih dari yang akan dilakukan Badan Tim Nasional (BTN) yang akan
mengevaluasi Tim Garuda Jaya U-19 ini, “dengan kata lain harus ada Penyelidikan
( atau bahkan kalau perlu “Penyidikan” ?) dari sebab kekalahan beruntun yang
sangat membuat tidak nyaman tersebut”,pungkas Menpora Roy Suryo.***(H/LKBK)

Post a Comment