JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak
Kementerian Keuangan tahun ini membuka lowongan Pegawai Negeri Sipil untuk
5.000 orang. Gaji awal yang kompetitif diharapkan menarik minat sarjana baru
lulus segala jurusan.
Direktur
Jenderal Pajak Fuad Rahmany melihat, pada entry level take home pay pegawai
pajak sangat menjanjikan.
"Pegawai
kita new entry Rp 7 jutaan, enggak kalah sama bank BUMN," ujarnya di
Jakarta, Jumat (8/8).
Kendati
demikian, aturan PNS menghambat aturan remunerasi yang lebih kompetitif,
termasuk belanja untuk penambahan fasilitas. Itulah yang jadi alasan Ditjen
Pajak lebih ideal kalau berpisah dari Kemenkeu, lalu menjadi lembaga
semi-otonom.
"Kemarin
kita mau nambah 4 kantor pelayanan saja lambat banget. Karena birokrasi kita
memang kaku banget. Harusnya ada PP yang mmberikan kewenangan. Ditjen Pajak
menghasilkan duit, enggak bisa dibatasi," kata Fuad.
Ditjen Pajak
mengeluhkan, kekurangan pegawai merupakan masalah mereka saban tahun. Idealnya,
ada tambahan 20.000 orang, tapi itupun baru diberikan 5.000 lowongan untuk
2014.
Ditemui
terpisah, Pejabat Pejabat Pengganti Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan
Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Wahju K. Tumakaka mengatakan untuk penerimaan
pegawai 2014, seluruh formasi bidang keilmuan dibuka. Tidak hanya untuk sarjana
akuntansi atau ekonomi.
"Instansi
pajak kan menyangkut berbagai hal, jadi kita terima dari semua jurusan,
misalnya hukum, geodesi, statistik, dan lainnya" ungkapnya.
Formasi
lowongan setiap kementerian akan diunggah Kementerian Pendayagunaan Aparatur
Negara Reformasi Birokrasi maksimum pada 29 Agustus 2014 mendatang. Sedangkan
pendaftaran CPNS dimulai pada 20 Agustus sampai 3 September.
Ujian masuk
digelar pada 8 September, dengan pengumuman hasilnya paling lambat pada
Desember tahun ini.***(merdeka.com)

Post a Comment