LEBANON-Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indo FPC (Indonesia Force Protection Company) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVI-F2/UNIFIL dibawah pimpinan Mayor Inf Aulia Dwi Nasrullah selaku Komandan Satgas (Dansatgas) melaksanakan latihan menembak pistol, bertempat di
lapangan tembak Sektor Barat, Head Quarter Naqoura, Lebanon, kemarin. Kegiatan ini merupakan salah satu program latihan yang sudah dijadwalkan
oleh Satgas Indo FPC TNI selama
melaksanakan tugas menjaga perdamaian di Lebanon dalam misi UNIFIL (United
Nations Interim Force in Lebanon).
Sebelum latihan
menembak dilaksanakan, Mayor Inf Akhmad Juni Toa, S.E. selaku Perwira Seksi
Operasi (Pasiops) Satgas telah melakukan kordinasi dengan pihak UNIFIL Security Training Unit
dengan mengirimkan formulir lampiran 7.1 SOP
(Standart Operating Procedure). Setelah mendapat persetujuan, Bintara Seksi Operasi Satgas Serma Edy Harsono selaku
Regional Security Officer (RSO), melaksanakan Shooting Brief di
kantor UNIFIL Security Training Unit.
Pelaksanaan briefing tersebut adalah
memastikan seluruh prosedur dan aturan yang harus dilaksanakan pada saat
sebelum dan sesudah melaksanakan latihan menembak. Beberapa prosedur
diantaranya, tersedianya mobil ambulance selama latihan menembak, tersedianya bendera merah sebagai tanda adanya
latihan, koordinasi dengan Air Control Ital Air sebagai obyek
vital terdekat dengan lapangan tembak untuk mencegah terjadinya accident
pesawat saat take off maupun landing, melaporkan pelaksanaan
kegiatan kepada UNIFIL Joint Operation Center (JOC) saat memulai dan
setelah melaksanakan latihan menembak, serta melaporkan penggunaan lapangan
tembak kepada pihak UNIFIL Security Training Unit dengan mengisi
formulir lampiran 7.2 SOP.
Dansatgas Konga XXVI-F2/Unifil Mayor Inf Aulia Dwi Nasrullah saat meninjau di
lapangan tembak mengatakan, agar memanfaatkan moment
latihan ini dengan sebaik-baiknya karena mengingat penggunaan lapangan tembak tidak setiap saat tersedia untuk
digunakan. “Laksanakan latihan ini dengan maksimal, perhatikan faktor keamanan dan ikuti tahapan-tahapan
yang sudah ditentukan serta gunakan
perlengkapan yang standart selama pelaksanaan menembak”, ujarnya.
“Latihan menembak pistol yang dilaksanakan oleh Prajurit TNI Konga XXVI-F2/Unifil selain dapat mengasah keterampilan para personel,
diharapkan dapat menemukan para petembak-petembak ulung yang nanti akan
disiapkan untuk mengikuti kejuaraan menembak antar Kontingen dari negara lain yang tergabung dalam UNIFIL”, kata Dansatgas.
Turut serta dalam latihan menembak pistol, beberapa Perwira Staf dan Komandan Tim Kawal yang
sedang melaksanakan stand by force. Sedangkan materi yang dilaksanakan adalah tembak zeroing jarak 15 meter dilanjutkan tembak presisi jarak 25 meter.***(Authentikasi : Pasiops Satgas FPC Konga XXVI-F2/UNIFIL, Mayor Inf Akhmad Juni Toa)

Post a Comment