SUMEDANG-Een
Sukaesih (50) seorang guru penderita rheumatoid arthritis yang tak pantang
menyerah mengabdi untuk anak bangsa. Selama hampir 30 tahun, guru asal
Sumedang, Jawa Barat ini mencurahkan kasih sayang dan kepeduliannya pada
pendidikan bagi anak-anak. Menderita lumpuh total selama 26 tahun tak pernah
menghilangkan semangat Een untuk mengajar.
“Ilmu saya hanya sedikit kalau untuk bidang studi, tapi saya hanya punya kasih
sayang dan kepedulian dengan sesama. Itu saja modal saya,” kata guru kelahiran
10 Agustus 1963 ini.
Kata-kata tersebut menyentuh hati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu
Negara Ani Yudhoyono saat pertemuan pertama dengan Een di Istana Negara. Pada
Juni 2013 lalu, Een mendapat kesempatan untuk bertemu SBY dan Ibu Ani serta
mengikuti Tur Spesial Istura (Istana Untuk Rakyat). Saat itu, Een menyuarakan
isi hatinya sebagai penggiat pendidikan yang mengharapkan murid-muridnya bisa
terus melanjutkan pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi.
Tentunya pertemuan tersebut sangat berkesan bagi SBY dan Ibu Ani, sehingga pada
rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Barat, Senin (3/2) lalu Presiden dan Ibu
Negara menyempatkan untuk berkunjung ke rumah Een yang terletak di Desa
Cibereum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Percakapan hangat
terjalin antara SBY, Ibu Ani, dan Een. Selain bertukar kabar, Een juga
menceritakan kegiatan belajar mengajarnya saat ini.
“Alhamdulillah kegiatan belajar mengajar sudah berjalan lebih lancar,
apalagi anak-anak sudah diberi semangat baru. Kami sangat berterima kasih
kepada Bapak dan Ibu yang telah memberikan sumbangan dan bantuan kepada kami,”
ujar Een yang masih berbaring diatas kasurnya.
Een adalah alumni IKIP Bandung, yang sekarang berganti nama menjadi Universitas
Pendidikan Indonesia/UPI. Kelumpuhannya bukanlah penyakit bawaan yang diderita
sejak lahir, namun sakit berkepanjangan yang diderita sejak umur 18 tahun, yang
pada akhirnya membuat dirinya lumpuh dan hanya terbaring di tempat tidur.
Sakit yang dialaminya tidak mengurangi ketekunan Een untuk berbagi ilmu
pengetahuan dan kasih sayang kepada anak-anak yang datang kerumahnya. Een
manyampaikan bahwa sekarang cita-citanya menjadi guru telah tercapai dan bangga
jika murid-muridnya dapat meraih kesuksesan. Sabar dan selalu bersyukur adalah
salah satu kunci kehidupan Een Sukaesih yang ditularkan pada anak didiknya.
Semangat Een Sukaesih ini perlu diteladani oleh generasi muda penerus bangsa.***(fbw)
Keterangan
Gambar : Presiden SBY
dan Ibu Ani saat mengunjungi Bu Guru Een Sukaesih di rumahnya, di Desa Cibereum
Wetan, Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Jabar, Senin (3/2) siang lalu .***(foto:
abror/presidenri.go.id)

Post a Comment