JAKARTA-Komisi VIII DPR RI mempertanyakan
besaran dana setoran awal haji yang saat ini tersimpan di beberapa bank. Hal
tersebut sebagai salah satu bentuk transparansi kepada calon jemaah haji akan
keberadaan dana yang sudah disetorkan masyarakat kepada bank.
“Sebenarnya berapa jumlah dana setoran awal haji yang
tersimpan di bank hingga saat ini. Masyarakat perlu tahu sebagai sebuah bentuk
transparansi dari dana yang sudah mereka setorkan kepada bank. Terlebih
lagi antrian haji saat ini sangat lama, dan pastinya jumlahnya akan terus
bertambah setiap tahunnya,”ungkap anggota Komisi VIII, Kasma Bouty.
Sementara itu, anggota Komisi VIII lainnya, Adang
Ruchiatna mempertanyakan jika dana setoran awal haji tidak masuk ke bank-bank,
apa perbankan yang saat ini menangani hal tersebut masih bisa beroperasi.
Menjawab hal tersebut, Wakil Direktur Utama Bank
Mandiri, Abdul Rachman mengatakan bahwa saat ini dana setoran awal haji yang
masuk ke perbankan hanya berkisar dua puluh persen dari keseluruhan transaksi
yang ada di bank. Dengan demikian ia menilai jika dana setoran awal haji tidak
masuk ke bank-bank maka tentu tidak menjadi masalah. Namun hal tersebut tidak
berlaku dengan bank syariah yang notabene memiliki permodalan lebih
sedikit dibanding bank konvensional. Bahkan bisa dikatakan,selama ini bank
syariah memang mengandalkan pada transaksi dana setoran awal haji.
“Kami semua (bank) tentu tahu berapa besar setoran
haji yang ada dalam rekening Menteri Agama sebagai pihak yang menerima dana
setoran awal haji. Namun sesuai amanat dewan dalam undang-undang juga, kami
tidak boleh memberitahu hal tersebut, baik kepada pihak lain maupun sesama bank.
Tetapi jika ingin mengetahui jumlahnya bisa ditanyakan langsung kepada Menteri
Agama sebagai pemilik rekening haji,”jelas Abdul Rachman.***(Ayu/foto:iwan
armanias/parle/andri)
Post a Comment