SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , , » Bupati Martin Rantan Buka Seminar Percepatan Pembangunan Daerah se Kalbar

Bupati Martin Rantan Buka Seminar Percepatan Pembangunan Daerah se Kalbar

Written By lkbk on Thursday, December 6, 2018 | 2:22 PM

KETAPANG - Dalam rangka Reuni Akbar warga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan se-Kalimantan Barat, menggelar Seminar Percepatan Pembangunan di Kalimantan Barat,  menghadirkan para pakar Pemerintahan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Hadir mewakili Gubernur Kalbar, Asisten III  Sekda Kalbar Bidang Administrasi dan Umum Dra Marlyna M.Si,  Guru Besar IPDN Prof Dr Muhlis Hamdi MPA,Ph dan Dosen Ilmu Pemerintah IPDN DR.Drs. Ismail Nurdin,M.Si selaku narasumber Seminar Percepatan Pembangunan di Kalimantan Barat, para pejabat perangkat daerah se Kalimantan Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Ball Room Hotel Borneo Emerald Ketapang pada Kamis (6/12/2018) pagi di buka secara resmi oleh Bupati Ketapang Martin Rantan,SH, M.Sos yang ditandai dengan penyerahan pelakat cindera mata dari Bupati Martin Ratan kepada para narasumber yang hadir.

Bupati Martin Rantan memaparkan kondisi Kabupaten Ketapang yang merupakan kabupaten terluas di Kalimantan Barat, dengan luas wilayah 31.241 kilometer persegi. “Dengan luas daerah dan pembenahan infratstruktur yang cukup berat kalau jalan nasional sekitar 400 kilo meter sudah bagus, jalan provinsi baru 40 persen yang bagus, jalan kabupaten panjang ruas jalan kurang lebih 3 ribu, sekitar 70 persen yang bagus”, papar Bupati.

Selanjutnya Bupati menyambut baik acara seminar ini untuk menjadikan momentum seluruh intansi Pemerintah untuk menjadikan langkah awal dalam mewujudkan percepatan pembangunan di Kalimantan Barat.

Percepatan pembangunan tersebut menurut Bupati diarahkan kepada pembanguan sektor ekonomi riil dan sektor ekonomi unggulan dengan mangcu pada satuan wilayah pengembangan tentu saja pembanguan berbasis pelayanan ini dapat diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Bupati menjelaskan baru baru ini Pemerintah Kabupaten Ketapang bersiap membangun layanan publik yang berkualitas melalui program online smart city Ketapang dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan Deputi Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

“Dengan adanya smart city ini nantinya masyarakat bisa lebih cepat dan mudah dalam menyampaikan keluhan pelayanan publik untuk selanjutnya ditindaklanjuti Perangkat daerah”, terang Bupati.

Selanjutnya dukungan infra struktur yang memadai juga merupakan salah satu aspek yang dapat menunjang percepatan pembangunan, dengan demikian pengembangan berbagai sarana dan prasarana menjadi salah satu kebutuhan yang paling utama untuk memprcepat pembangunan.

Disampaikan Bupati tujuan dari percepatan pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat, pemerintah selaku insitusi yang menjadi poros penggerak percepatan pembangunan harus berpegang pada prinsif good governance dimana Pemerintah hadir sebagai pelayanan masyarakat yang bertanggungjawab dan sejalan dengan prinsif demokrasi, disiplin serta prinsip clean goverment dimana semua institusi Pemerintah harus taat pada regulasi yang ada transparan mendahulukan kepentingan umum.

Diakhir sambutan Bupati berpesan agar issu issu strategis lainnya harus dibahas secara bersama sama seperti masalah perbatasan antar Kabupaten Ketapang dengan Kabupaten Kabupaten lainnya seperti Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Melawi.***(PK/LKBK65).

Gambar  : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor     : Fahrozi
_____________________

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”

Share this post :

Post a Comment