KETAPANG –
Menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, Komandan Kodim 1203 Ketapang, Letkol
(Kav) Jami’an mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu
SARA dan berita Hoaks. Masyarakat harus menjaga ketentraman dan kedamaian yang
ada selama ini.
Pilihan dalam Pemilu maupun Pilpres 2019 boleh-boleh saja
berbeda, tetapi siapa pun yang terpilih menjadi pemimpin harus tetap kita
dukung dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, khususnya di
Kabupaten Ketapang.
“Kita harus menjaga wilayah ini tetap tentram dan damai,” tegas
Dandim 1203 Ketapang memberikan sambutan dalam pembukaan Ketapang Expo 2018,
Jum’at (02/11/2018).
Kodim 1203 Ketapang juga ambil bagian sebagai peserta pemeran
Ketapang Expo 2018. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk
memanfaatkan kesempatan pameran ini. Menurutnya Pameran Ketapang Expo 2018
harus dimanfaatkan sebagai sarana penyebarluasan informasi produk unggulan
daerah, produk informasi layanan pemerintah, maupun produk BUMN, perusahaan dan
organisasi lainnya.
Dengan informasi ini diharapkan dapat menambah wawasan
masyarakat sehingga bisa mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati
Ketapang 2016-2021, yakni mewujudkan Ketapang yang maju dan sejahtera.
Pameran Ketapang Expo
dinilainya sesuai dengan misi Bupati Ketapang yaitu misi ketiga meningkatkan
perekonomian masyarakat dan misi ke lima yaitu pemberdayaan masyarakat dan
pemerintahan desa. Karena itu, ia mengharapkan pelaksanaan Ketapang Expo 2018
dapat berlangsung aman dan damai. Ia juga mengimbau penonton untuk tidak membuat
keributan di lokasi kegiatan pameran, tetapi harus menjaga ketertiban.
“Saya informasikan peserta yang ingin wajahnya dihias dengan
loreng-loreng, bisa datang ke stand Kodim 1203 Ketapang, gratis,” ujar Dandim.
Harapan pelaksanaan stand
berlangsung dengan damai juga disampaikan Kapolres Ketapang, AKBP Yuri Nuhidayat
S.Ik. Imbauan dan harapan sudah banyak disampaikan Dandim 1203 Ketapang,
maka Kapolres menyampaikan informasi kepada masyarakat, bahwa pada bulan ini di
wilayah Hukum Polda Kalbar, khususnya di Polres Ketapang sedang dilakukan Operasi
Zebra Kapuas 2018. Tujuan Operasi Zebra Kapuas 2018 ini adalah untuk menegakkan
ketertiban lalu lintas.
Ditegaskan Kapolres Ketapang, dari pelaksanaan Operasi Zebra
Kapuas 2018 yang sudah berjalan beberapa hari ini, sudah ada beberapa
pelanggaran lalu lintas, misalnya ditemukan anak-anak yang dibawah umur membawa
kendaraan. Ia mengharapkan agar seluruh masyarakat patuh pada aturan lalu
lintas. Anak dibawah umur jangan sampai membawa kendaraan. Sebagai orang tua,
jika menyayangi anak-anak kita, jangan sampai anak-anak dibawah umur diberikan
membawa kendaraan. Pihak kepolisian akan bersikap tegas menindak pelanggaran
berlalu lintas.
“Seperti pantauan tim sebelum
sholat Jum’at, kita menemukan anak SMP yang membawa kendaraan, kami
informasikan nanti akan kami lakukan razia didekat sekolah, jika kita temukan
siswa dibawah umur membawa kendaraan akan kita tindak dan orang tua akan kita
panggil,”ujarnya.
Panjang lebar Kapolres
mengingatkan akan pentingnya menjaga Kamtibmnas, termasuk juga beberapa
kegiatan yang dilakukan selama bulan November 2018. Harapannya, Kabupaten
Ketapang dapat tetap aman dan tentram, sehingga kita bisa bersama-sama
mewujudkan pembangunan sebagaimana visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati
Ketapang.***(PK/LKBK65).
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang untuk LKBK65
Editor : Fahrozi
_______________________
“MENGUTIP
SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS MENDAPAT IZIN TERTULIS
DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”






Post a Comment