YOGYAKARTA – Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara
(Wagub AAU) Marsma TNI Fachri Adamy, S.E. memimpin rapat evaluasi panitia
peringatan Hari Bakti TNI AU, di ruang rapat Mako AAU, Yogyakarta, Selasa
(31/7/2018).
Dalam pengarahannya, Marsma TNI Fachri Adamy sebagai pelindung dalam
susunan kepantian daerah menyampaikan bahwa rapat evaluasi bertujuan untuk
semakin memantapkan kinerja seluruh panitia dalam menggelar acara akbar dan
bersifat nasional, seperti Hari Bakti AU yang setiap tahunnya diadakan di
Yogyakarta. “Kita tidak mencari-cari kesalahan disini. Jangan merasa
diintimidasi, tetapi kita akan bersama-sama diskusi hal-hal apa yang dapat
menjadi pengalaman berharga demi kesiapan berikutnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Daerah selaku Komando di lapangan
Kolonel Kal R. Priyaana N, S.T. memaparkan secara garis besar hal-hal yang
menjadi perhatian saat rangkaian acara peringatan Hari Bakti Angkatan
Udara. “Pada umumnya kegiatan telah berlangsung dengan baik dan tanpa
kendala yang berarti. Acara ini memang sedikit rumit sebab bersifat nasional
dan melibatkan beberapa pihak penting lainnya,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Kolonel Kal R. Priyana bahwa Museum Pusat TNI AU Dirgantara
Mandala sebagai tuan rumah penyelenggaraan Malam Sambung Rasa Hari Bakti AU,
mengambil tempat di ruang pajang pesawat-pesawat AU yang sarat sejarah. Acara
diisi dengan berbagai atraksi, salah satunya drama teatrikal peristiwa
pengeboman tangsi militer Belanda. Dan peristiwa jatuhnya pesawat VT-CLA yang membawa
bantuan Palang Merah Internasional.
“Hari bersejarah itu, kini diperingati untuk mengenang pengorbanan para
pionir-pionir Angkatan Udara Indonesia, yakni pemuda pejuang Adi Sucipto, Abdul
Rachman Saleh dan Adi Sumarmo. Kini nama mereka diabadikan menjadi nama
pangkalan udara TNI AU di beberapa tempat di pulau Jawa,” tambahnya.
Ditambahkan oleh Kolonel Kal R. Priyana bahwa keikutsertaan Pangkalan TNI
Angkatan Udara Adi Sutjipto dengan melakukan fly-pass saat
acara tradisi passing-out Wisudawan Perwira Tinggi di atas
udara AAU membutuhkan kerja sama yang kompak, terutama timing yang
tepat dan sesuai antara kegiatan di udara dan di darat.
Peringatan Hari Bakti TNI AU ke-71 tahun 2018 ini, menjadi pusat perhatian
seluruh anggota Akademi Angkatan Udara. Selain dihadiri oleh Kepala Staf
Angkatan Udara, momen ini merangkul seluruh mantan Kasau serta mengantarkan
Wisudawan Perwira Tinggi AU yang akan purna bakti dalam tradisi passing-out. Tidak
hanya itu saja, hari bakti adalah juga karya bakti. Tahun ini setelah team aju
menilai dan meninjau lokasi, maka karya bakti AU mengambil tempat di Tarakan
dengan menggelar karya bakti kesehatan, pemberian kaki palsu, pembangunan rumah
ibadah dan pembangunan poliklinik.
Panitia Hari Bakti TNI AU, kolaborasi panitia pusat Jakarta dan panitia
daerah Yogya. Namun kali ini, rapat evaluasi dilakukan oleh panitia daerah
Yogya. Dihadiri oleh para pejabat list “A” AAU dan juga para Kepala Seksi.
Sedangkan setiap kepala bidang diperintahkan untuk membawa bahan evaluasi kegiatan.***(SP/LKBK65).
Editor : M.
Fahrozi
Gambar : Dokumen
Puspen TNI untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________


Post a Comment