YOGYAKARTA – Drumband
Gita Dirgantara Akademi Angkatan Udara turut memeriahkan upacara penyematan
Wing Penerbang oleh Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. kepada 50
Penerbang Muda, bertempat di lapangan Jupiter, Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta,
Jumat (3/8/2018).
Drumband Gita Dirgantara yang
berada dibawah pembinaan Gubernur AAU Marsda TNI Sri Mulyo Handoko, SIP, M.AP.
ikut merasakan kebahagiaan para lulusan Sekolah Penerbang Terpadu TNI Angkatan
ke-93. Hal ini tampak dalam display unit Drumband Taruna-Taruni AAU ditampilkan
dihadapan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang menjadi tamu
istimewa kali ini.
Sebagai lagu pembuka yaitu lagu
Genderang Jaya. Dimainkan dengan penuh kebanggaan oleh Taruna Taruni AAU
tingkat IV, yang baru saja menerima tugas dan tanggungjawab dalam mengawaki
Wing Korps (Senat) Taruna periode 2018/ 2019. Dalam display ini dipimpin oleh 4
penatarama yang mempunyai keahlian dan kemampuan memainkan stik. Dari keempat
penatarama, dua diantara mereka adalah saudara kembar. Yakni Penatarama
Chrisna dan Christa. Keahlian permainan stik wujud olah kekuatan dan keluwesan
yang harus dimiliki oleh prajurit TNI AU.
Formasi yang ditampilkan adalah
formasi 93 dan Sayap Dirgantara. Formasi yang pertama melanmbangkan kebanggaan
Taruna Taruni AAU terhadap Penerbang lulusan Sekbang A-93. Terinspirasi dari
kekompakan dan soliditas perwira penerbang. Formasi yang kedua melambangkan
kecintaan Taruna Taruni AAU kepada TNI AU.
Sedangkan, Kasau Marsekal TNI
Yuyu Sutisna, S.E., M.M. selaku Inspektur Upacara dalam sambutannya mengatakan,
berharap agar tetap mempertahankan kedisiplinan serta tetap semangat untuk
belajar, sebagaimana yang telah diterapkan selama berada di lingkungan
pendidikan. Meskipun predikat sebagai penerbang telah diperoleh, para Perwira
harus terus memperdalam ilmu dan mengasah kemampuan secara berkelanjutan.
“Karena untuk menjadi awak
pesawat yang berkualifikasi operasional dibutuhkan persyaratan yang tidak
ringan. Selain ilmu, dituntut juga kebugaran jasmani yang prima dalam mendukung
tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab,” kata Kasau.
Lebih lanjut dikatakan, untuk
menjadi insan udara yang profesional dan berkualifaid juga dituntut untuk
memiliki Airmanship yang tinggi. Dimana Airmanship identik dengan profesionalisme
sebagai awak pesawat yang meliputi tiga aspek fundamental yakni knowledge
(pengetahuan), skill (ketrampilan) dan attitude (sikap).
Marsekal TNI Yuyu Sutisna
menyampaikan bahwa seorang penerbang harus memiliki pengetahuan yang cukup
tentang dunia penerbangan serta pengetahuan-pengetahuan lain yang terkait
dengan operasi penerbangan. Disamping itu, seorang Air-Crew membutuhkan latihan
dan pembinaan secara terus-menerus untuk membentuk skill terbang yang mumpuni,
agar dapat melaksanakan segala misi penerbangan dengan aman dan lancar.
“Diatas itu semua, aspek yang
paling penting adalah attitude atau sikap, dimana seorang penerbang juga harus
memiliki attitude yang baik didalam segala tindakan, apakah itu sikap dan
kesigapan selama mengawaki pesawat di udara maupun sikap keperwiraan serta
perilaku sebagai seorang penerbang Tentara Nasional Indonesia,” tegas Kasau.
Sebagai informasi Wisuda
Sekolah Penerbang dikenal dengan nama Wing Day Penerbang. Tahun 2018 ini ada
lima belas penerbang bergabung menjadi penerbang tempur. Tujuh belas penerbang
menjadi penerbang transport. Sebelas penerbang menjadi penerbang Helikopter.
Tujuh penerbang berasal dari
matra Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Kelima puluh perwira penerbang akan
ditempatkan ke berbagai satuan-satuan udara untuk selanjutnya dilatih secara
intensif menjadi awak pesawat yang berkualifikasi siap operasional. Sekolah
Penerbang ini membutuhkan waktu selama dua puluh dua bulan pendidikan di
Sekolah Penerbang TNI AU Angkatan ke-93 sejak 31 Oktober 2016. Mulai hari ini
para perwira telah resmi menyandang predikat Perwira Penerbang Tentara Nasional
Indonesia.
Letda PNB Avinash Harits R, ST
Han; menjadi yang terbaik dari jurusan fix-wing (tempur dan transport).
Sedangkan, Letda Pnb Andi Muhammad Firdaus merupakan lulusan terbaik
rotary-wing (Heli). Disamping itu, Komandan Drumband Gita Dirgantara adalah
Sermatutar Crisna Nugraha Utama.***(SP/LKBK65).
Editor : M. Fahrozi
Gambar : Dokumen Puspen TNI
untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________


Post a Comment