KETAPANG – Pemerintah
Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menggelar acara pisah sambut Komandan
Kodim 1203 Ketapang dari pejabat lama Letkol Inf Riko Haryanto.S,Ip kepada
pejabat yang baru Letkol Inf Kav Jami’an.
Kegiatan pisah sambut tersebut
merupakan sebuah wujud penghargaan dan sambutan dari pergantian kepemimpinan
disuatu Institusi agar dapat memberikan kesan baik bagi yang
meninggalkan dan kesan hangat bagi yang akan bergabung bersama Pemerintahan
Kabupaten Ketapang.
Kegiatan tersebut dihadiri
langsung Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Brigjend TNI Bambang Ismawan beserta
Ketua Persit Candra Khirana Koorcab Rem 121 PD XII/Tpr Shinta Bambang Ismawan
dan jajarannya, Bupati Ketapang Martin Rantan.SH, Pj. Bupati Kayong Utara H. Syarif
Yusniarsyah, Ketua DPRD Ketapang Budi Matheus S.Pd, Forkopimda, Tokoh Agama,
Tokoh Masyarakat, serta undangan lainnya yang berlangsung di Pendopo Rumah
Jabatan Bupati Ketapang. Senin (17/07/2018) malam.
Letkol Inf Riko Haryanto.S,Ip
mantan Dandim 1203 Ketapang mengatakan sudah cukup menjabat sebagai Dandim1203
Ketapang selama 1 tahun 11 bulan dan dirinya bisa diterima disini, dan hari ini
dirinya sudah mendapat penempatan yang baru di Staf Pers Mabes TNI.
“Kesan dan pesan yang kami
rasakan, di Ketapang inilah saya merasa seperti saudara, saya di terima
baik oleh masyarakat Forkopimda, Bapak
Bupati”, ucap Riko Haryanto.
Dia merasakan banyak sekali
kenangan dan ilmu yang didapat, “kami sering sharing, bergaul, akhirnya
permasalahan permasalahan yang ada dapat kita selesaikan“,kata Riko Haryanto.
Menurutnya di Kabupaten
Ketapang banyak suku banyak ras banyak etnis banyak golongan, tetapi sekian
lama dia berdinas di Komandan Kodim Ketapang hampir tidak ada lagi permasalahan
yang menjurus ke ha hal SARA.
“Saya ucapkan banyak terima
kasih kepada stackholder yang ada di sini, itu kerja keras
kita semua, tidak hanya Komandan Kodim, Kapolres, tidak bisa hanya salah satu
isntansi saja, semua ada pada kita, termasuk pengusaha, pimpinan tokoh agama,
tokoh adat sangat kompak di Kabupaten Ketapang ini, terima kasih “ ucapnya.
Sementara itu Dandim 1203
Ketapang Letkol Inf Kav Jami’an mengatakan dirinya lulusan Akmil tahun 2000,
selaku orang baru di Ketapang, Dandim berharap dan mohon bisa di terima sebagai
anggota besar dari masyarakat Ketapang dan Kayong Utara.
“Harapan bisa meneruskan
kepepimpinan Dandim 1203 yang lama, Letkol Inf Riko Haryanto, hubungan yang sudah
lama terjalin dengan baik antar Kodim dan Pemkab Ketapang bisa kami lanjutkan“,
kata Dandim.
Dandim mengajak bersama sama
mendukung apa yang menjadi program Pemerintah Daerah, sama sama menyukseskan
pembangunan bersama instansi terkait yang ada di Ketapang dan Kayong Utara.
“Harapan mewujudkan situasi dan
kondisi di Ketapang dan Kayong Utara dengan nyaman tertib aman dan damai “,harap
Dandim.
Sementara itu, Bupati Ketapang Martin
Rantan SH dalam sambutannya mengatakan, bahwa dia merasa berat untuk melepas
mantan Dandim Ketapang, karena baru saja membuka kegiatan TMMD di Desa
Sennduruhan Kecamatan Hulu Sungai.
“Sebenarnya kami belum mau
melepas Pak Riko, karena terakhir beberapa hari yang lalu saya di minta beliau
menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD, salah satu kecamatan dan desa
yang hari ini infrastrukturnya belum lengkap “, ungkap Bupati.
Bupati Martin Rantan menuturkan,
bahwa keseharian rumahnya berdekatan dengan Kodim 1203 Ketapang, sehingga dalam
berkomunikasi tidak ada permasalahan.
“Bukannya hanya kediaman kami
dekat, selama Pak Riko menjabat Dandim Ketapang kerjasama yang baik dengan Forkopimda
yang kadang kadang tanpa protokolerpun kami bisa bertemu“, kata Bupati.
Terbangunnya kerjasama yang
baik dengan Forkopimda, ini karena Dandim selalu menyatakan untuk mendukung
program pembangunan di Pemerintah Kabupaten Ketapang.
“Rasa aman ini terjadi karena
kerja sama dengan Forkopimda, kalau rasa aman ini terjadi maka pembangunan
dapat dilakukan dengan baik“, kata Bupati.
Bupati mendokan semoga mantan
Dandim Ketapang supaya ditempat yang baru mendapat posisi yang bagus, karir
yang bagus, karir yang cemerlang hingga bisa mendapat bintang.
“Selamat datang dan selamat berugas
kepada Pak Jamian serta Ketua Persit Chandrakirana yang baru, mudah mudahan
kehadiran Bapak di Ketapang dapat melanjutkan kerjasama, kekompakan, soliditas
yang sudah kita bangun selama ini “,harap Bupati.
Selanjutnya Danrem 121/Abw,
Brigjen TNI Bambang Ismawan mengatakan, bahwa terhadap pejabat lama Dandim 1203
Ketapang, meninggalkan kesan yang membanggakan.
“Kali ini Dandim dilepas dengan
kesan yang bagus, kesan dari Pak Bupati Bagus, dari masyarakat bagus dari
anggota bagus, selama ini telah menjalankan tugas dengan baik “,ucap Danrem.
Danrem mendapatkan kesan yang
baik dari Dandim 1203 Ketapang, Danrem berharap kepada Komandan Kodim yang baru
dapat melanjutkan dan meningkatkan ini.
“Jangan sampai kalau ada
pejabat komandan satuan apapun, kalau komandannya pindah anggotanya syukuran,
mungkin saat memimpin ada yang salah, itu celaka pak “,kata Danrem.
Selaku Komanda Korem dia
berterima kasih kepada semua, terutama pelaksanaan Pemilukada di Kalimantan
Barat yang berjalan lancar, aman dan kondusif.
Menurutnya Kalimantan Barat
diprediksi oleh Mabes Polri, Bawaslu, punya kerawanan tinggi, berkat kerja
keras kita semua Pilkada di Kalbar berjalan lancar, aman dan damai, tentu
ini adalah kemenangan kita semua.
Pemilihan Bupati, Pemilihan
Gubernur, Pemilihan Legeslatif, dan pemilihan Presiden menurut Danrem adalah
hal yang biasa dalam demokrsi tidak perlu ada yang ditakutkan.
“Pada hari ini sudah
ditunjukkan masyarakat Kalimantan Barat apa yang dikhawatirkan oleh pusat tidak
terbukti dan ini menjadi kemenangan kita semua“,kata Danrem.
Danrem mengingatkan sekarang
ini sudah mulai memasuki musim kemarau dan hotspot (titik api) sudah mulai ada
disana sini. Dalam Kesempatan tersebut Danrem meghimbau kepada masyarakat semua
yang akan membuka lahan tidak dengan membakar,
“Kalau mau membuka lahan silahkan koordinasi dengan Babinsa yang
ada di daerah masing masing supaya tidak terjadi kebakaran yang masip“,terangnya.
Danrem menambahkan pengalaman
kabut asap di tahun 2015, yang sangat merugikan sampai bandara tertutup, tidak
ada penerbangan dan kesehatanpun terganggu.
“Sekarang kita sudah bersyukur,
masyarakat sudah mengerti, bagaimana tidak membakar dalam membuka lahan,
demikian juga perusahaan tidak membakar membuka lahan, karena sanksinya berat
dan mahal, bagi perusahaan bisa dicabut ijinnya “, kata Danrem.***(PK/LKBK65).
Penulis
: Adi Alwi, Humas Sekda Ketapang
Editor : M. Fahrozi
Gambar : Dokumen Humas Sekda Ketapang
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”




Post a Comment