JAKARTA – Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma
TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han) selaku Ketua Tim Perancang Operasi
Maritim (TPOM) Indonesia membeberkan kegiatan yang telah dilaksanakan TPOM
periode 25 Oktober 2017 s.d. 18 Juli 2018 pada pertemuan ke-66 Coordinated
Operation Control Committe Malaysia-Indonesia (COCC Malindo), di Hotel Hilton
Bandung, beberapa waktu lalu.
Pertemuan yang berlangsung 16 s.d. 20 Juli 2018 tersebut dipimpin
Ketua/Pengerusi Bersama COCC Malindo Mayjen TNI Lodewyk Pusung beserta Asops
Panglima TNI selaku Ketua COCC Indonesia dan Asisten Ketua Staf Operasi Dan
Latihan Pertahanan Markas ATM Mej Jen Dato’ Sheikh Mokhsin Bin Sheikh Hassan
selaku Ketua COCC Malaysia. Rapat dihadiri Para Ketua Tim Perancang Operasi
badan-badan yang berada dibawah COCC Malindo untuk memberikan laporan kegiatan
yang telah dilaksanakan, yang sedang berjalan, dan yang akan datang serta
kendala yang dihadapi.
Adapun Laksma TNI Rahmat Eko selaku Ketua TPOM Indonesia dalam kesempatan
tersebut menyampaikan beberapa laporan, antara lain pembahasan dan evaluasi
yang dilaksanakan dalam rapat TPOM ke-27 di Bali yang berlangsung pada 28 Maret
2018 tentang kegiatan Patroli Terkoordinasi (Patkor) yang telah dilaksanakan
kedua negara yaitu Patkor Optima dan Patkor Kastima, kegiatan selain patroli
dan juga revisi Protap Patkor Maritim.
Disampaikannya, bahwa Patkor Optima 26B/17 diikuti 4 (empat) kapal patroli
Indonesia dan 10 kapal patroli Malaysia, 10 boat dan 3 pesawat udara, dengan
hasil berupa pemeriksaan sebanyak 403 kapal dan 11 kapal diproses hukum.
Sedangkan untuk Patkor Kastima 23B/17 dilaksanakan kapal patroli Bea Cukai
Indonesia dan JKDM Malaysia, melibatkan 11 kapal BC dan 9 kapal JKDM, dengan
total hasil pemeriksaan sebanyak 602 kapal dan 15 diantaranya diproses hukum.
Selain itu disampaikan juga adanya kegiatan lain dalam rangkaian kegiatan
Patkor yang perlu terus ditingkatkan, yaitu sosialisasi perundang-undangan,
pertukaran informasi deteksi radar dan Patmar, kunjungan hormat ke instansi
terkait, bhakti sosial, olah raga bersama dan makan malam resmi.
Menanggapi laporan tersebut Ketua/Pengerusi Bersama COCC Malindo menekankan
agar kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah disepakati, meningkatkan
koordinasi dengan instansi maritim terkait, serta terus mendukung kegiatan lain
guna pencegahan gangguan keamanan maritim. Disarankan pula adanya koordinasi
intens dalam rangka merevisi Protap Patkor Maritim.***(SP/LKBK65).
Editor : M. Fahrozi
Gambar :
Dokumen Puspen TNI untuk LKBK65
_________
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI
HARUS MENDAPAT IZIN
TERTULIS DARI REDAKSI, HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__________



Post a Comment