KAPUAS HULU – Dalam rangka Pemilukada Damai di
Wilayah Hukum Polres Kapuas Hulu Tahun 2018, telah dilaksanakan kegiatan Apel
Kebhinekaan, bertempat di halaman Mapolres Kapuas Hulu, Senin (22/01/2018)
pagi.
Menurut
Kabag Ops Polres Kapuas Hulu, Kompol Joko Sarwono, kepada media ini, Senin
(22/01/2018) siang tadi, bahwa kegiatan tersebut dihadiri sekitar 734 orang,
yang terdiri dari Bupati Kapuas Hulu; Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wakil Ketua
DPRD Kab. KH beserta anggota, Kapolres Kapuas Hulu; Forkompimda, SKPD, Perwakilan
Dari KPU dan Panwaslu, Para Kapolsek serta Danramil, Camat dan para Kepala
Desa, Tokoh adat, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ormas dan
Media Massa.
Adapun
peserta Upacara di antaranya adalah Barisan Para Kapolsek,Camat dan
Danramil, Barisan Kodim 1206 / psb, Bataliyon 644 / wls, Sabhara Elite Enggang
Kapuas, Staf Polres Kapuas Hulu, Para kepala Desa se Kabupaten Kapuas Hulu, para
Temenggung dan Penggawa, Patih, tokoh agama, pemuda,Remaja Masjid, Orang Muda
Khatolik, Pemuda Protestan, Sat Lantas Polres KH, Gabungan Reskrim, Intel
dan Narkoba Res KH, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, dan FKPPI, serta Bhayangkari.
Selanjutnya
dijelaskan Joko, bahwa yang bertindak selaku Komandan Upacara adalah IPDA
Ignasius dan Inspektur Apel Bupati Kabupaten Kapuas Hulu di dampingi
Forkompimda.
“Dalam apel
tersebut dibacakan Ikrar Kebhinekaan secara bersama sama yang dipandu oleh Inspektur
Apel di antaranya adalah, bahwa dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur
Kalimantan Barat tahun 2018, kami masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu, menjunjung
tinggi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga
keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, kata Joko.
Kemudian
ikrar berikutnya,lanjut Joko, adalah kami masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu
bertekad tidak terpengaruh dengan adanya isu-isu yang berbau suku agama ras
antar golongan yang dapat memecah belahkan bangsa.
“Kami
masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu menolak suku agama ras antar golongan
dijadikan alat untuk kepentingan politik, dan Kami masyarakat Kabupaten Kapuas
Hulu siap menciptakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat
tahun 2018 yang berintegritas bermartabat aman dan damai”, kata Joko merinci
ikrar tersebut.
Joko juga
menjelaskan, Bupati Kapuas Hulu selaku Inspektur Apel menyampaikan, bahwa Kapuas
Hulu berkomikmen menciptakan Pemilukada Gubernur dan wakil Gubernur 2018 Aman
dam kondusif, menolak isu Sara baik agama suku di jadikan sebagai alat politik.
Keamanan dan ketertiban Kapuas Hulu merupakan tanggung jawab bersama baik
pemangku kepentingan hingga seluruh masyarakat.
“Pada saat
Ini KPU telah melakukan Pendataan Pemilih dan Spanduk Himbauan pendataan telah
sampai pada tingkat Dusun di harapkan seluruh masyarakat berpartisipasi jangan
sampai sudah mendekati masa pemungutan suara baru ribut jika tidak
terdaftar. Kapuas Hulu sudah berpangalaman dengan berbagai pemilu walaupun
ada hal hal kecil yang terjadi namun tidak menjadikan permasalahan besar karena
dapat di atasi dengan baik oleh penyelenggara, pihak keamanan dan seluruh
Masyarakat”, kata Joko menirukan arahan Bupati Kapuas Hulu.
Joko Sarwono
juga menjelaskan bahwa untuk Kalimantan Barat, baru Polres Kapuas Hulu yang melaksanakan
Apel Kebhinekaan dalam rangka Pemilukada Damai 2018.
“Kegiatan ini
selesai pada pukul 09.10 wib dan dilanjutkan dengan foto bersama forkopimda dengan
para tokoh adat, agama serta hiburan tari tarian, baik tarian Dayak maupun tarian
Melayu, kemudian diakhiri dengan menari bersama forkopimda dengan tamu
undangan yang hadir, penari Dayak dan melayu, Kapolsek, dan Polwan”, tutup Joko
Sarwono.***(Anggi’e/LKBK65).
Gambar : Dokumen Polres Kapuas Hulu untuk LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______



Post a Comment