JAKARTA – Dalam rangka mensinergikan pola dan
strategi operasi di instansi keamanan dan keselamatan laut, Direktorat Operasi
Laut mengundang 13 instansi terkait untuk duduk bersama membahas rencana
operasi tahun 2018, di Kantor Pusat Bakamla RI, Jl. Dr. Soetomo No. 11, Jakarta
Pusat, Selasa (16/1/2018).
Bentuk sinergi yang dijalin meliputi
pelibatan unsur/kapal, personel, wilayah operasi, dan jadwal operasi. Dari
sinergi yang dijalin ini diharapkan dapat memberikan efisiensi dan efektivitas
operasi serta memberikan hasil yang lebih baik dari tahun lalu.
Bentuk sinergi lainnya adalah dengan saling
mendukung program kerja antar instansi yang tidak mempunyai sarana prasarana
kapal namun memiliki tugas spesifik di laut. Dengan demikian, kegiatan operasi
dapat terdukung optimal dan memberikan output maksimal.
Pertemuan antar instansi keamanan dan
keselamatan laut ini dipimpin oleh Deputi Operasi dan Latihan Laksma TNI Semi
Joni Putra. Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Operasi Laut Laksma TNI
Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr (Han), Direktur Operasi Udara Maritim Kolonel
Laut (P) Guntur Wahyudi, Tim Pokja Bakamla RI dan perwakilan dari instansi
keamanan dan keselamatan laut seperti TNI AL, Kemenko Polhukam, Badan Narkotika
Nasional, Badan Siber dan Sandi Negara, Kemenko Maritim, Ditjen Bea dan Cukai
Kementerian Keuangan, Ditjen Purrhubungan Laut Kamenterian Perhubungan, Ditjen
PSDKP KKP, Dit. Polair Baharkam Polri, Ditjen Imigrasi Kemenkumham, dan Satgas
115.***(SP/LKBK65).
Gambar : Documen Puspen TNI untuk LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
_______

Post a Comment