KETAPANG – Pemerintah Daerah Kabupaten
Ketapang berharap keberadaan PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR)
dapat menjadi contoh perusahaan nasional dalam implementasi proyek strategis
nasional yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. WHW AR juga diharapkan
bisa menjadi ujung tombak bagi perusahaan penanaman modal asing lainnya.
Demikian
disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Penerimaan Daerah Badan Pendapatan Daerah Kabupaten
Ketapang, Suwandi. S. Sos. MSi saat ditemui di Kabupaten Ketapang, Kalimantan
Barat, Sabtu (11/11/2017) kemarin.
"Dengan
adanya proyek strategis nasional yang dicanangkan pemerintah pusat di daerah
Kabupaten Ketapang menjadi suatu kebanggaan bagi daerah sendiri. Karena selain
menyerap tenaga kerja lokal yang berjumlah ribuan juga mengurangi angka
pengangguran yang ada di Ketapang", kata Suwandi.
Sebagaimana
diketahui, proyeksi penggunaan tenaga kerja WHW AR setiap tahunnya terus
meningkat. Di tahun 2015, WHW AR menyerap tenaga kerja dari Kalimantan Barat
khususnya Kabupaten Ketapang sebanyak 2.080 orang dan menambah di tahun 2017
menjadi 2.700 an tenaga kerja.
Untuk
kebutuhan produksinya, WHW AR juga mengirim tenaga lokal untuk belajar ke
Tiongkok. Pada masa pra rekonstruksi, ada 125 orang yang tergabung di
program Management Trainee ke Tiongkok khusus untuk belajar mengenai teknologi.
"Keberadaan
PT WHW yang merupakan proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh
pemerintah pusat membawa dampak yang sangat baik bagi perkembangan daerah,
khususnya di Kabupaten Ketapang", lanjut Suwandi.
Hal serupa
juga diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Kepatang, Ahmad Sholeh. Menurutnya,
ditinjau dari sisi positif tentang WHW AR, bahwa keberadaan perusahaan ini dapat
mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Ketapang.
"Keberadaan
PT WHW juga dapat meningkatkan ekonomi makro dengan mengakomodir lebih banyak
karyawan khususnya untuk putra daerah Kabupaten Ketapang dan bisa memanfaatkan
hasil pertanian, perkebunan dan perikanan yang dapat disuplai dari dalam
daerah," kata Ahmad Sholeh yang juga Ketua Komisi Empat DPRD Ketapang, kepada media ini, Jum'at, (10/11/2017) sore.***(Adv/LKBK65).
Gambar : (1). Pabrik pengolahan Smelter Grade Alumina
(SGA) PT. WHW di Kabupaten Ketapang, Kalbar. (2). Fasilitas pelabuhan PT. WHW
untuk ekspor SGA ke manca negara (3). Ekspor PT. WHW Produk Smelter Grade Alumina (SGA) sebanyak 1,1 juta ton ke manca
negara (4).
Proses pemuatan SGA siap ekspor ke Kapal Tongkang di Pelabuhan Khusus PT. WHW (5).
Kemasan Ekspor SGA berat 1,5 ton untuk tujuan manca negara.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_______






Post a Comment