KETAPANG – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 1
Ketapang, Kalbar, mengakui rutin melakukan razia kepada para siswanya. Razia
tersebut di lakukan untuk mengantisipasi dan menekan penyalahgunaan
obat-obat telarang dikalangan pelajar.
Menurut
Erdinan selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ketapang, mengatakan bahwa razia
yang di gelar tersebut selain untuk menegakan aturan yang telah di buat oleh
pihak sekolah, “juga di maksudkan untuk menekan timbulnya penyalahgunaan obat-obat
telarang dikalangan pelajar,"kata Erdinan belum lama ini.
Dia
melanjutkan, selain melakukan kegiatan razia rutin, pihak sekolah bersama
dengan aparat Polres Ketapang juga gencar melakukan upaya kegiatan sosialisasi
terkait bahaya penyalahgunaan obat-obat telarang yang disinyalir mulai merambah
hingga pada kalangan pelajar itu.
"Meski
demkian kami para guru sekolah SMP Negeri 1 Ketapang, sejauh ini juga selalu
mengawasi dan memastikan belum mendapati adanya laporan siswa siswi kami yang
menayalahgunakan narkoba maupun obat PCC dilingkungan sekolah,"jelasnya.
Lebih
jauh ia mengatakan, untuk mengantisipasi masuknya obat-obat berhaya tersebut
melalui jalur luar, pihak sekolah juga telah menginstruksikan
kepada para pemilik kantin di lingkungan sekolah agar tidak menjual jajanan
yang di anggap mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan para siswa.
Secara
terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ketapang H. Jahilin
mengatakan, ia berharap agar semua pihak dapat terlibat aktif dalam melakukan
pengawasan terhadap masuknya narkoba maupun obat PCC di Kabupaten Ketapang.
"Sesuai deklarasi negara kita, kita perang terhadap narkoba. Guru jangan pernah berhenti dan malas untuk
mengingatkan anak-anak kita tentang bahaya narkoba. Jangankan memakai, mendekati saja
tidak boleh,,"tegas Jahilin.***(Yudo
Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN
ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment