PESAGUAN – Pemerintah menetapkan Pemberlakuan harga eceran tertinggi (HET) untuk
komoditas beras ternyata belum terlaksana di lapangan.
Di sejumlah warung di Ketapang, Kalbar, harga beras
premium masih dijual dikisaran Rp 13 ribu per kilogram. Harga ini sedikit lebih
tinggi ketimbang ketentuan pemerintah yakni Rp 12.800 per kilogram. Di pasar Melati
Ketapang, rata rata masih berkisar antara Rp 11 ribu sampai Rp 12 ribu untuk
beras kampung.
Para petani di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan
Hilir Selatan, menjelang hari raya kemarin, masih menjual dengan harga Rp.9.500
per kg, sementara di warung warung sudah mencapai Rp 11.000. Menjelang musim
tanam ini biasanya harga beras akan naik, tetapi kita tidak tahu berapa
naiknya.
Sementara itu di lapangan harga beras masih berkisar
antara Rp 10 – 11 ribu , kata Jamsi tokoh masyarakat Desa Sungai Pelang, kepada
media ini, karena saat petani sedang menggarap lahan untuk pertanaman musim
hujan tahun 2017/2018 yang biasanya dimulai pada bulan September sampai bulan Juni
yang akan datang. ***(SP/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment