Oleh : Halim H. Anwar (Ketua IWO Kabupaten
Ketapang)
JAKARTA – MUBES (Musyawarah
Bersama) IWO (Ikatan Wartawan Online) pertama, tanggal 8 – 9 September 2017
baru saja berakhir. Agenda nasional yang dilaksanakan Pengurus Pusat IWO di
Puri Mega Hotel, Jakarta ini, berjalan dengan sukses, aman dan lancar, meski
ada kekurangan, namun tidak menjadi persoalan yang berarti, hanya Mubes Pertama
dapat dijadikan pedoman panitia untuk menggelar Mubes IWO yang berikutnya.
Dalam
Mubes Pertama IWO yang dihadiri ratusan wartawan media online dari seluruh
Indonesia ini telah diagendakan oleh panitia untuk membahas AD/ART (Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga), Kode Etik, dan Kesejahteraan Wartawan Media
Online.
Catatan
media ini, bahwa ada yang menarik dari pelaksanaan Mubes IWO untuk yang pertama
kali ini adalah, hanya dalam tempo sesingkat singkatnya Pengurus Pusat IWO
telah mampu mempersatukan para wartawan media online yang tersebar luas dari
Aceh hingga Papua, bertemu dalam forum besar bernama Mubes, mengalahkan
perekrutan dan penggalangan partai politik.
Selain
itu, dalam perjalanan Mubes (Musyawarah Bersama) selama dua hari tersebut
terlihat para wartawan media online yang awalnya hanya berkenalan melalui group
WhatApp IWO, ketika bertemu di arena Mubes tampak semakin akrab dengan penuh
rasa persaudaraan.
Meski
dalam pembahasan pembahasan agenda AD/ART, Kode Etik dan Kesejahteraan Wartawan
Online terjadi perdebatan sengit namun itu bukan berarti sebuah perpecahan,
akan tetapi itu merupakan salah satu trik untuk menyatukan visi dan misi IWO ke
depannya, dan perdebatan itupun berakhir dengan penuh rasa persaudaraan.
Hal
lain bahwa dari Mubes itu juga telah dideklarasikan ASPEMO (Asosiasi Pemilik
Media Online) digagas oleh Iskandar Sitorus yang bertujuan untuk membesarkan media
online itu sendiri dan mensejahterakan para wartawan yang bekerja di media
online itu.
ASPEMO
yang telah dideklarasikan pada Sabtu (09/09/2017) dini hari itu secara resmi di
Ketuai Iskandar Sitorus, Sekretaris Umum Muhammad Gunawan, dan Bendara Umum
Rival Achmad serta sejumlah koordinator untuk wilayah provinsi dan didukung
sebanyak 41 perusahaan media online, termasuk www.lkbk65.com
.
IWO
(Ikatan Wartawan Online) yang baru berusia 5 (lima) tahun ini telah mampu
menyatukan ribuan para wartawan media online yang ada di NKRI (Negara Kesatuan
Republik Indonesia) dalam tempo singkat, dan kita berharap pemerintah Republik
Indonesia melalui tangan dingin Dewan Pers tidak melakukan pembiaran terhadap
Wartawan Media Online serta Perusahaan Media Online itu sendiri, sebab
bagaimanapun Wartawan dan Perusahaan Media Onlinenya itu merupakan aset negara.
Ingat..!!! Untuk Indonesia IWO Selalu Ada, dan IWO adalah anjing anjing penjaga negeri ini serta IWO juga adalah garda terdepan perang melawan Hoax.**(LKBK65).
Gambar: Jodi Yudhono Ketua Umum IWO
Pusat menyerahkan nasi tumpeng kepada Halim H. Anwar Ketua IWO Kabuupaten
Ketapang yang mewakili IWO dari Wilayah Kalimantan, pada Ultah IWO ke-5 di Puri
Mega Hotel,Jakarta, Sabtu (09/09/2017) sore kemarin.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment