KETAPANG - Lagi mengenai ular untub yang meresahkan warga Kecamatan Singkup,
Kabupaten Ketapang, Kalbar. Ketakutan warga terhadap ular ini memang beralasan,
karena banyak diantara warga yang terkena gigitan ular berbisa ini
meninggal dunia. Kalaupun yang tidak, terjadi pembengkakan yang lama dan
infeksi sehingga tak jarang berakibat fatal kepada penderita.
Marto (46) warga asal
transmigrasi Singkup juga memberikan penjelasan yang sama tentang Ular Untub
ini. Konon lokasi rumahnya merupakan tempat lalu lalang ular berbisa ini.
Karena itu walaupun pada siang hari saat ke kebun atau ke belakang rumah ia
selalu menyempatkan diri menggunakan sepatu boot.
Prihal tempat lalu
lintas ular ini Marto mengatakan bahwa, setidak tidaknya ia sudah membunuh
belasan ekor ular disekitar rumahnya. Dan bahkan saat ada kebakaran lahan,
banyak diantara ular ini lari ke parit yang sudah tak ada airnya.
Di situ ia melihat ada
puluhan ular untub, diantaranya ada yang besar, karena mungkin makanannya banyak
berupa tikus. Karena itu ia yakin dengan tetangganya bahwa
pekarangan miliknya menjadi tempat lalu lintas Ular Untub.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
Gambar :
Ular Untub.***(Ist).
Baca juga : Ular Untub Gigit
Warga Singkup dan Kendawangan, Berikut Kata Advisor WHO Dokter Tri Maharani
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment