PESAGUAN
– Para petani Desa Sungai Besar,
Kecamatan Matan Hilir Selatan, Ketapang, Kalimantan Barat, mulai melirik ke varitas
unggul yang disenangi konsumen. Selain itu juga varitas yang cocok untuk daerah
mereka yang umumnya mengandalkan air tadah hujan.
Sutarji (60) petani Desa Sungai Besar mengaku bahwa pihak
petani kini mulai menggunakan padi umur genjah (umur pendek), yang rata rata
berumur 3 – 4 bulan sudah dapat
dipanen. Alasan petani, karena berharap dapat ditanam dua kali dalam setahun.
Melihat teman temannya yang berhasil menjadi motivasi
petani lainnya untuk menanam varitas unggul yang berumur pendek. Beberap
varitas seperti Inpara, Inpari, Ikongga, Cibagendit dll.
Ungkapan senada juga disampaikan Widodo PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Desa
Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan. Padi varitas unggul tersebut
ternyata cocok dan tahan hama penyakit, jadi warga mau menanam jenis padi
tersebut.
“Hanya beberapa petani memang masih mengandalkan
varitas lokal umur panjang dengan alasan mudah memeliharanya”,ungkap Widodo.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment