KETAPANG – Meski
tak seramai Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha juga lebaran, karena itu bagi warga
Ketapang dikenal juga dengan nama Lebaran Haji. Biasanya usai melakukan Shalat
Idul Adha beramai ramai warga juga mengunjungi sanak keluarga. Tentu saja usai
Shalat Ied, melakukan penyembelihan hewan kurban di mesjid dan surau.
Yuli (40) warga Desa Sampit ini mengaku tiap lebaran
mengunjungi keluarga terdekat, biasanya mereka makan bersama ketupat colet juga
hidangan kue lainnya, walaupun tak semeriah lebaran biasa.
Juga aktivitas yang tak ditinggalkan adalah bersama
dengan keluarga mengadakan ziarah kubur dan diakhiri kembali ke ramah
masing masing atau ke tempat keluarga.
Esok harinya yang juga sering dilakukan warga Ketapang
adalah mengadakan piknik ke beberapa obyek wisata, meski obyek wisata pantainya
cukup banyak, tetapi warga bergantian untuk mengunjungi pantai.
Budaya piknik ini menurut, Rapi (69) dimulai pada
tahun75 keatas, dimana adanya jembatan yang menghubungkan antar kecamatan
menyebabkan isolasi daerah terbuka. Saat itulah dimulai piknik ke beberapa
wilayah dilakukan warga, baik saat lebaran, tahun baru maupun liburan
lainnya.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
Gambar: Pantai Pulau Datuk di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara
merupakan salah satu tujuan wisata warga masyarakat yang ada di Kabupaten
Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan Barat, disaat hari hari libur termasuk
hari raya.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment