KENDAWANGAN - Aliran listrik belum dirasakan warga di Pedusunan
Kendawangan, Desa Pangkalan Batu, Kecamatan Kendawangan, Ketapang, Kalimantan
Barat.Saat ini mereka mendapatkan aliran listrik dengan menggunakan genset
yang harganya cukup mahal. Coba bayangkan satu liter bensin di desa mereka
harganya mencapai Rp 10.000 perliter.
Ardi (40) warga desa setempat mengaku, bahwa ia dan
masyarakat desa harus patungan membeli bensin untuk genset mereka. Desa mereka
ini cukup terisolir, masuk dari jalan propinsi antara Kendawangan dan
Kecamatan Marau.
Desa tetangga sebenarnnya sudah dialiri listrik,
karena berada di jalan propinsi. Sedangkan desa Pangkalan Batu masuk ke dalam,
jadi sulit dijangkau oleh PLN.
Sebenarnnya lima tahun lalu salah satu perusahaan yang
bergerak perkebunan karet menjanjikan listik untuk membantu masyarakat. Menurut
nya lima tahun berlalu, janji ini belum dapat diwujudkan. Karena itu ia
minta kepada pemerintah saja agar desa mereka dapat masuk PLN.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
Gambar: Ilustrasi.***(LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment