KETAPANG – Dulu, sekitar tahun enam puluhan “Lubuk Dalong Akar Begantung” adalah
menunjukkan wilayah paling udik di Ketapang. Padahal menuju ke tempat ini
hanya perlu waktu beberapa menit, 1-2 km dari pusat kota Ketapang.
Kini lokasi “Lubuk Dalong Akar Begantung”
dijadikan hutan kota dengan nama Hutan Kota “Akar Begantung”. Tepian sungai pawan ini memang banyak pohon
sejenis jejawi yang memiliki akar bergelantungan ke bawah.
Hutan dengan tipe rawa ini kini menjadi arena wisata
bagi warga Ketapang. Tempat nya yang segar, sejuk, hijau menjadikan hutan kota
destinasi wisata hijau di Kota Ale ale ini.
Flora unik seperti, kayu mate udang, buah gorah,
cempedak air, cangge lang, nyatoh, Rengas, Jejawi, pandan raksasa,
gegeli dan banyak lagi vegetasi yang mewakili hutan rawa.
Sedangkan untuk Fauna bajing kecil ekor merah,
bakantan, kera, biawak kalimantan dan sejumlah burung seperti Raja udang
(king fisher), punai, peregam dll menjadi khazanah alam
yang menarik untuk diteliti.
Tedi (35) salah seorang pengunjung mengaku senang
berada di hutan kota, ia dapat memancing sambil bersantai menghilangkan gerah
di kota. Ia terhitung sudah tiga kali menuju destinasi ekowisata ini.
Sedangkan temannya Rudi (27) meski baru pertama
berkunjung, terkesan dengan hutan rawa yang terasa sejuk. Dan yang lebih
senang lagi, berkunjung ke Hutan ini gratis tidak membayar, hanya diingatkan
untuk tidak membawa sampah dan merusak tanaman yang ada.***(Yudo
Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment