KETAPANG –Ahmad (45) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Muara Pawan,
Ketapang, Kalbar mengaku melihat sudah lima kali pesawat Helikopter bolak balik
mengangkut air. Katanya di kawasan gambut jalan Tanjungpura kebakaran lagi. “Pokoknya
heli tersebut dari Ketapang menuju ke sana”, jelasnya.
Meski hujan ringan beberapa hari ini, bahaya kebakaran
hutan dan lahan masih terjadi. Sementara BMKG Ketapang merilis
berdasarkan pantauan Satelit Sensor Modis tanggal 8 September 2017 terdeteksi
adanya dua titik api di wilayah Ketapang yaitu di wilayah Kecamatan Sandai
dengan tingkat kepercayaan sekitar 80%.
"Dengan tingkat kepercayaan 80%,hal ini perlu dikaji ulang atau dilakukan
Ground Check apakah pantauan dari satelit ini memang benar adanya titik api
atau hanya hawa panas semata,"kata Wenny Prakirawan BMKG Rahadi Oesman
Ketapang, Sabtu (09/09/2017).
Untuk itu dia meminta peran aktif semua lapisan masyarakat,untuk selalu waspada dan mencegah terjadinya Karhutla yang hampir setiap tahunnya terjadi di wilayah Kabupaten Ketapang***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
_____

Post a Comment