PESAGUAN – Warga Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir
Selatan, Ketapang, Kalbar, terlihat menjemur biji buah pinang.
Ternyata pinnang kini merupakan komditi perkebunan yang cukup laku di
pasaran luar negeri.
Menurut Pak Long (49) bahwa harga jual biji buah pinang
kering di tingkat petani, sekilo bisa mencapai Rp.8000,-, kadang kadang naik
turun. Kalau dalam bentuk basah ia membeli Rp.1000,-/kg.
Pinang ini ada agennya, sehingga kalau sudah cukup
banyak ia jual ke agen. “Bila dalam bentuk basah, dijemur dulu, baru
kemudian dikupas kulit dan sabutnya. Tinggallah biji pinang, yang kemudian di
jemur kering. Semakin kering dan bagus penampilan buah pinang harganya pun
semakin baik”,tukasnya kepada LKBK65, belum lama ini.
Menurut Pak Long, sayangnya petani hanya menanam pinang
secara sambilan saja, sehingga hasilnya tak seberapa. Padahal tanaman ini cukup
mudah pemeliharaanya, tanam disekitar halaman rumah atau di tegalan sudah cukup
subur.
Dari pemantaun media ini ternyata pinang merupakan komoditi
ekspor yang dijual ke beberapa negara seperti Pakistan, Thailand, India,
Singapura dan Myanmar. Untuk keperluan upacara keagamaan atau dijadikan pewarna
kain, diolah menjadi permen atau untuk kosmetika.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment