SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Petani Tanjung Satai Jual Kopra, Ini Alasannya

Petani Tanjung Satai Jual Kopra, Ini Alasannya

Written By lkbk on Wednesday, August 23, 2017 | 5:39 PM

PULAU MAYA – Meski harga kopra sering naik turun di pasaran, tetapi petani Desa Kamboja, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar masih senang menjual  kelapa mereka dalam bentuk kopra atau kelapa kering. Perkilogram  kopra laku hungga Rp 10.000, kadang kadang masih bisa naik sampai  Rp 12.000. Dijual ke Pontianak dan di desa pengumpulnya juga ada. 

Menurut Zaini (45) kalau di jual dalam bentuk buah kelapa bulat memang harganya menarik sampai Rp 2000 perbutir, tetapi  ukurannya harus standar. Sering kali pembeli atau agen tidak datang sehingga kepastian beli tidak ada.

Sedangkan keuntungan  menjual dalam bentuk kelapa yang telah dikeringkan, selain ada kepastian pembeli oleh para tengkulak, para petani  masih bisa menjual arang tempurung kelapa yang harganya cukup baik Rp 3000 per kg. Sabutnya juga masih dapat dimanfaatkan, tetapi sampai sekarang belum ada yang membeli.

Diakui Zaini, bahwa desa mereka yaitu Kamboja Kecamatan Pulau Maya merupakan daerah penghasil  kelapa. “Kalau untuk makan atau sampai sepuluh butir bapak tak perlu beli, ambil saja kita kasi”,paparmya.***(Yudo Sudarto/LKBK65).

Gambar : Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment