SUDAN – Dalam
rangka memberikan wawasan dan memupuk semangat kebangsaan, Satgas Batalyon
Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian
Battalion (Indobatt-03) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia
untuk Sudan, beberapa waktu lalu menggelar “Seminar Kebangsaan” kepada para
mahasiswa-mahasiswi, pemuda-pemudi, dan masyarakat Indonesia yang bekerja di
Sudan, bertempat di Gedung Pertemuan Kedubes RI untuk Sudan (Khartum),
Afrika.
Komandan Satgas Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam, S.E.
sebagai narasumber mengatakan bahwa tujuan dari Seminar Kebangsaan ini adalah
untuk mengingatkan kembali pemuda-pemudi, mahasiswa-mahasiswi dan masyarakat
yang sadar akan masa depan bangsa Indonesia. Menurutnya, perkembangan masalah
sosial, ekonomi, politik dewasa ini mengancam eksistensi kehidupan berbangsa
dan bernegara Indonesia termasuk aksi-aksi sekelompok maupun golongan
masyarakat yang menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa.
Selanjutnya, Letkol Inf
Syamsul Alam mengatakan bahwa membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) tidak bisa dilakukan secara parsial melainkan membutuhkan
peran segenap komponen bangsa yang ada. “Peran tersebut harus dimulai sejak
dini dan memberikan dasar serta pandangan hidup yang lebih universal,” katanya.
“Bangsa Indonesia harus memiliki
Integritas dan Kreadibilitas yang kuat dalam memainkan perannya sebagai bangsa
yang berdaulat dan bermartabat, dimana Bhinneka Tunggal Ika menjadi agenda
penting yang harus kita lakukan bersama-sama,” tegas Dansatgas Konga Konga
XXXV-C/Unamid.
Komandan Satgas Konga XXXV-C/Unamid Letkol
Inf Syamsul Alam, S.E. menyampaikan pula bahwa tiap-tiap elemen bangsa harus
berbuat yang terbaik untuk bangsanya, dimana mahasiswa yang kelak akan menjadi
calon pemimpin bangsa, harus mempunyai wawasan yang luas dan dapat melakukan
hal-hal yang positif untuk bangsanya. Apapun itu profesinya dikemudian hari
nanti.
“Lakukan hubungan komunikasi yang terjalin dengan baik serta penuh
semangat kebhinekaan sehingga menghasilkan suasana kehidupan masyarakat yang
kondusif, dengan dasar hukum yang telah diatur di dalam Pancasila dan UUD 1945,
yang apabila diterapkan di negara ini dengan benar, pasti akan maju dan
berkembang ditambah lagi Sumber Daya Manusia (SDM) mahasiswa yang berwawasan
maju, dan semua ini merupakan bagian dari semangat kita dalam membangun bangsa
Indonesia,” jelas Letkol Inf Syamsul Alam.
Komandan Satgas Konga XXXV-C/Unamid mengharapkan, Seminar Kebangsaan ini tetap harus
terus diterapkan, karena ini merupakan salah satu cara untuk mendorong dan
meningkatkan semangat pemuda-pemudi, mahasiswa-mahasiswi, masyarakat Indonesia
dimanapun berada dalam menjaga, merawat, memelihara bangsa Indonesia dari
berbagai konflik sosial, politik dan konfik yang berbau SARA (Suku, Ras dan
Agama).
Diakhir seminar tersebut diadakan tanya jawab kepada para audiensi
yang hadir mengikuti kegiatan ceramah “Seminar Kebangsaan” yang dilaksanakan
dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Kedutaan Besar Indonesia
untuk Sudan (Khartum).
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Dubes RI untuk Sudan
Bapak Drs. Burhanuddin Badruzzaman, Staf Kedutaan, dan beberapa Perwira Satgas Batalyon
Komposit TNI Konga XXXV-C/Unamid.***(SP/LKBK65).
Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment