SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Kejam, Rumah Sakit Labuang Baji Milik Pemerintah Tolak Pasien Miskin

Kejam, Rumah Sakit Labuang Baji Milik Pemerintah Tolak Pasien Miskin

Written By lkbk on Saturday, August 26, 2017 | 2:24 AM

MAKASSAR - Darmayadi, warga Jalan Kerung-kerung, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, terpaksa memulangkan anaknya yang demam tinggi lantaran tidak diterima alias ditolak berobat di Rumah Sakit (RS) Labuang Baji, Jl Ratulangi, Jumat (25/8/2017) malam.

Iya bersama istri membawa anak keduanya itu yang bernama Muhammad Adriansyah (5 tahun) karena demamnya tinggi dibarengi badan lemas dan gemetar.

Bahkan Randy sapaan Darmayadi sudah membawa surat rekomendasi dari Dinas Sosial (Dinsos) Makassar dengan keterangan warga tidak mampu sehingga surat tersebut dalam keterangannya sebagai pengganti kartu Jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat).

Namun apa daya, surat keterangan miskin ditolak bagian administrasi di rumah sakit tanggungan Pemprov Sulsel itu.

"Dia (petugas berpakaian perawat) bilang tidak berlaku disini melainkan berlakunya di Rumah Sakit Daya, padahal anakku ini kasiang sudah gemetar gara panasnya tinggi sekali, jadi saya pilih rumah sakit yang agak dekat biar anak saya cepat dapat perawatan," ucap Darmayadi dengan kecewa ke pihak RS Labuang Baji.

Darmayadi tetap memohon kepada petugas yang jaga agar anaknya bisa segera di rawat. Bahkan Darmayadi terpaksa menyebut jika dia berprofesi sebagai wartawan dengan harapan ada kebijakan lain karena kondisi anak kedua nya dari empat bersaudara ini lemas.

"Dan mereka tidak peduli, saya juga sempat bilang saya ini mitra anda, saya dari media jawaposs.com, ehh malah mereka bilang saya tidak takut walaupun saya di laporkan ke direkturnya serta kepala dinas kesehatan bahasanya perawat itu ke saya dengan istriku," tutur Darmayadi.

Tak mau beradu argumen dengan perawat, Darmayadi terpaksa memilih memulangkan anaknya ke rumah. "Saya pusing padahal petunjuk Pak Kadis Sosial bisaji di pakai itu dulu untuk sementara begitu selesai BPJS mu baru di tarik itu surat rekomendasinya dari rumah sakit," tutur Darmayadi malam ini. 

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel pun ingin dimintai keterangan terkait kebijakan di RS Labuang Baji melalui handphone sellulernya tapi tidak aktif.***(SP/LKBK65).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment