DELTA PAWAN – Seperti diberitakan sebelumnya di media ini bahwa warga Kelurahan
Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat, tepatnya mereka yang
tinggal di sekitar SDNegeri 05 (Ex. Gedung SPG – Red) Delta Pawan mengeluh,
pasalnya sekolah yang berada disekitar mereka itu sejak beberapa bulan lalu
diberi pembatas oleh Kepala SDN 05 dengan menggunakan seng bekas, sehingga
aktivitas warga setempat sangat terganggu, khususnya bagi pengguna jalan di
gang itu yang tak jarang terjadi tabrakan kendaraan warga karena terlindung
oleh pagar seng tersebut.
Menyikapi hal itu Sukamto,S.Pd selaku Kepala SDNegeri 05 Delta Pawan menyatakan
bahwa pihaknya sangat berterimaksih atas kritikan yang disampaikan warga
sekitar sekolah yang dipimpinnya itu.
“Pemagaran yang kami lakukan adalah dalam upaya untuk mengamankan gedung
sekolah itu dari orang orang yang tidak bertanggungjawab, sebab akibat tidak
dipagar beberapa konci pintu SDN 05 itu dirusak, selain itu pada malam hari
dijadikan tempat berkumpul anak anak punk, dan bahkan ada yang memanfaatkan
gedung itu untuk berbuat mesum”,terang Sukamto kepada Portal LKBK65, Senin
(21/08/2017) siang di ruang kerjanya.
Selanjutnya kata Sukamto, pagar seng bekas yang dipasang itu dibangun hanya
sementara saja untuk mengamankan aset daerah, dan sambil menunggu pihak terkait
membangun pagar yang permanen.
“Untuk pembangunan pagar yang permanen ini pengurus DPD Partai Golkar yang
kebetulan gedungnya bersebelahan dengan SDN 05 itu beberapa waktu lalu telah
menghubungi pihak kami, dan dalam waktu dekat menurut mereka pagar itu akan
dibangun bersamaan, dan kami mohon maaf apabila aktivitas warga sekitar terganggu”,tukas Sukamto. ***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : (1). Pagar seng bekas yang dibangun
sementara oleh pihak SDN 05 Delta Pawan (2).
Sukamto,S.Pd Kepala Sekolah SDN 05 Delta Pawan.***(Foto: LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL
INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______




Post a Comment