KETAPANG-Para awak media online kini membentuk wadah baru yang
bernama IWO, yaitu singkatan dari Ikatan Wartawan Online. Ada beberapa alasan
dibentuknya organisasi jurnalis online ini adalah untuk memperkuat persatuan
dan kesatuan dalam menjalin hubungan sesama profesi.
Selain itu
sekarang zaman digital semua warga sudah memanfaatkan media digital sebagai
media komunikasi. Bahkan di desa terpenil sekalipun, ketika media cetak tak
dapat masuk, media online lah yang merupakan alternatif bagi warga untuk
mendapatkan informasi terkini.
Mantan Ketua
Dewan Kehormatan PWI Kalbar, Yudo Sudarto,SP,M.Si ketika dimintai keterangannya
mengatakan,bahwa media digital ternyata lebih murah dan lebih cepat masuk ke
segenap lapisan masyarakat termasuk masyarakat di pedesaan.Memang sudah diramal
bahwa di era digital ini kita harus menyesuaikan keinginan masyarakat yang terus
cepat berubah.
Selanjutnya
Yudo Sudarto mengingatkan kepada para jurnalis agar menjalankan fungsinya
sesuai etika jurnalis,”hindari berita hoax dan lawan berita hoax yang kini
banyak beredar dan sangat menyesatkan”,pinta Yudo.
Sementara
itu Ketua IWO Wilayah Provinsi Kalbar,Kristoporus Popo,S.Pd yang sebentar lagi akan
dilantik, minta agar para Anggota IWO, bersatu untuk meningkatkan pengabdian
pada masyarakat.
Popo (panggilan
akrabnya-Red) berharap, bahwa dengan dibentuknya organisasi ini untuk bisa
menghimpun kawan-kawan online di Kalbar dan bersama-sama memajukan Organisasi
IWO.
“Mari bersama-sama
kita membesarkan organisasi ini, dan kita juga selalu terbuka kepada
kawan-kawan wartawan online dimanapun berada dan kapanpun",imbuh
Kristoporus Popo yang juga Pemilik dan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Ketapang
Pers ini.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : Kristoporus Popo,S.Pd, (tengah) ketika bincang bincang santai dengan awak
media dan Darius Ivo Elmoswat,SH,(kemeja putih) salah seorang advokat di Ketapang, belum lama
ini.***(Foto:LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”


Post a Comment