KETAPANG – Seperti
diberitakan sebelumnya bahwa proses Pelelangan Pembangunan Jembatan Rangka Baja
Sungai Jelai, Kecamatan Manis Mata, Ketapang, Kalimantan Barat, diduga cacat
hukum dan terjadi mark up.
Menyikapi hal itu Bupati Ketapang Martin Rantan, SH
ketika dikonfirmasi media ini, Senin (28/08/2017) siang menyatakan bahwa
dirinya belum mendapat info secara keseluruhan tentang proyek itu.
“Namun pada prinsifnya harapan saya semua berjalan
sesuai dengan ketentuan yang ada”, kata Bupati Martin Rantan singkat dari ujung
telpon genggamnya.
Seperti berita sebelumnya menurut sumber yang dapat
dipercaya kepada media ini, Kamis (24/08/2017) pagi lalu, menjelaskan bahwa
dugaan tersebut diperkuat dengan informasi lelang, Kode Lelang.1783110. Nama
Lelang Pembangunan Jembatan Rangka Baja Sungai Jelai Kecamatan Manis Mata.
Proyek tersebut dikelola oleh Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang,
Ketapang.
Adapun katagori pekerjaan konstruksi dengan nilai HPS
Paket Rp.1.383.899.000.- Dan syarat kualifikasi : SBU Bidang Bangunan Sipil
bidang Jasa Pelaksanaan Konstruksi Jembatan, Jalan Layang, Terowongan dan
Subway (SI004).
“Pekerjaan yang akan dilelang itu adalah, Penyediaan
Tiang Pancang Baja Diameter 450 mm sebanyak 14.183,5 kg. Seharusnya pelaksanaan
item pekerjaan tersebut masuk pada Sub Bidang Pengadaan Barang”,ungkap sumber.
Sementara itu lanjut sumber, bahwa dugaan mark up di
proyek tersebut sangat jelas kalau dilihat dari nilai HPS dibagi dengan jumlah
kilo gram yang akan dibelanjakan harga satuan nya kurang lebih Rp.97.500,-
perkilogramnya, sedangkan harga pasaran besi baja ditambah ongkos angkutan dari
Jakarta dan sekitarnya sudah termasuk Pajak serta keuntungan Perusahaan
Pelaksana disekitar angka Rp.58.000,-
“Jadi sudah jelas apabila proyek ini dilanjutkan maka
Negara akan dirugikan Ratusan Juta Rupiah”,pungkas sumber.
Sementara itu Ketua Panitia Pelelangan Pembangunan
Jembatan Rangka Baja Sungai Jelai, Kecamatan Manis Mata, Ketapang, Kalimantan
Barat, Juanda dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten
Ketapang, Donatus, belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.***(Halim Anwar/LKBK65).
Gambar : Bupati Ketapang
Martin Rantan,SH ketika bincang bincang bersama LKBK65 dan Ketapang News
beberapa waktu lalu.***(Foto:
LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment