KETAPANG – Meski sudah sepekan menghilang, gas elpiji 3
kilogram di Kabupaten Ketapang Kalbar, masih langka. Anehnya kelangkaan
gas ini hanya untuk jenis “melon” gas 3 kg yang bersubsidi.
Pendi (45) warga Desa Sampit sudah mencari kemana mana
tapi semuanya kosong, karena terbatasnya pasokan.
Kegaduhan gas elpiji ini konon pemerintah akan
mengganti tabung melon ini dengan tabung yang lebih besar 5,5 kg tentu tanpa
subsidi. Warga berharap bila memang tujuannya untuk menghapus gas ukuran 3 kg,
perlu disosialisasikan segera kepada masyarakat. Agar warga mempersiapkan diri
untuk beralih ke gas yang lebih besar.
Ketergantungan masyarakat terhadap gas ini memang
sudah tak dapat ditawar lagi, “kalau di desa kami bisa pakai kayu bakar. Tetapi
harus menyiapkan tunggku dan tentu juga kayunya”,tegas seorang warga yang
enggan disebutkan namanya kepada media ini, Rabu (23/08/2017) sore.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
Gambar : Gas Elpiji 3 kg.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______


Post a Comment