KETAPANG – Jelang hari raya, ibu rumah tangga sering
dipusingkan memilih daging sapi untuk keperluan lebaran. Biasanya ibu ibu takut
tertukar dengan daging kerbau yang sering dijual di pasaran. Padahal tak ada
perbedaan khusus antara daging kerbau dan daging sapi. Secara kualitas, bahkan
bisa dikatakan daging kerbau lebih tinggi, struktur daging lebih kasar, tetapi
lebih lembut saat dikonsumsi dan lebih gurih. Dalam analisa ternyata
daging kerbau kandungan proteinnya lebih tinggi. Jika sapi mengandung 19,2%
protein, daging kerbau mengandung sekitar 20,2%.
Tak hanya memiliki protein tinggi saja, daging hewan
berkaki empat ini juga memiliki khasiat penting bagi kesehatan tubuh. Khasiat
ini tak lepas dari kandungan vitamin B12, asam linoleat dan asam lemak dalam
daging kerbau.
Udin (56) salah seorang peternak dari Desa Sungai Awan
Kanan, Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang, Kalbar, mengaku lebih lebih
senang memelihara kerbau dibanding sapi, karena pemeliharannya lebih mudah, tak
cerewet akan pakan. Juga bobot kerbau bisa lebih dari 100 kg, sehingga
keuntungan juga lebih tinggi bagi peternak.
Masih menurut Udin, para pembeli daging kerbau juga
tak terlalu memilih, apakah sapi atau kerbau, karena umumnya setelah di potong
sulit membedakan antara kerbau dan sapi. ***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment