SELAMAT DATANG DI PORTAL LEMBAGA KANTOR BERITA KALIMANTAN (LKBK) - UNTUK INDONESIA KAMI ADA
Home » , , » Burung Walet di Kota Ketapang Mulai Menghilang, Ini Penyebabnya

Burung Walet di Kota Ketapang Mulai Menghilang, Ini Penyebabnya

Written By lkbk on Sunday, August 6, 2017 | 6:15 PM

KETAPANG-Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dikenal sebagai daerah penghasil sarang burung Walet (Collocalia vestita),  karena itu bisnis liur walet pun menjamur. Investor lokal dan asing berlomba-lomba menanamkan investasinya untuk bisnis yang satu ini , sehingga kota Ketapang mirip hutan gedung bertingkat.

Sayangnya, kini kondisi bisnis sarang burung Walet di Tanah Kayong ini tak lagi seperti dulu. Harga sarang burung Walet yang turun drastis menjadi penyebabnya.

Sarang burung Walet tak lagi menjadi primadona, meski sejumlah pengusaha masih memiliki keyakinan bahwa kejayaan sarang burung Walet akan kembali menjanjikan.

Tak hanya soal harga, penurunan produksi sarang burung Walet mengiringi muramnya bisnis tersebut. Beragam spekulasi mewarnai turunnya produksi sarang burung Walet yang diawali perginya burung sang penghasil sarang.

Hilangnya hutan belukar di Kabupaten Ketapang yang menjadi habitat asli burung Walet menjadi salah satu spekulasi itu.

Selain hilangnya hutan belukar, burung Walet bermigrasi setelah gedung tempat mereka bersarang kurang begitu dipelihara. Walet adalah hewan yang sangat peka. Mereka tidak betah berada di tempat yang lembab, bau, dan kotor.

Produksi sarang burung Walet di Ketapang terus merosot, hal ini disebabkan sebagian dari burung Walet itu migrasi ke daerah pedalaman yang kondisi hutannya masih lebat.

Kendati begitu, para pengusaha di Ketapang mengaku, tak berniat meninggalkan usaha yang sudah digelutinya selama puluhan tahun. Ia yakin bisnis ini tetap memberi keuntungan apabila harga jualnya stabil. Hal itu tidak terlepas dari potensi pasar yang masih besar.***(Yudo Sudarto/LKBK65).

Gambar: Salah satu penangkaran burung Walet yang ada di Kota Ketapang, Kalimantan Barat.***(Foto: LKBK65).
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______
Share this post :

Post a Comment