SANDAI-Kegiatan pengenalan masuk sekolah pertama di SMP
Negeri 3 Kecamatan Sandai,Ketapang, Kalimantan Barat,Senin (17/07/2017)
kemarin,selain materi pokok tentang wawasan kebangsaan dan pengenalan aturan
sekolah, siswa juga dibekali dengan materi pendidikan lingkungan.
“Hal ini
penting sekali, karena melihat kenyataan bahwa semakin hari kepedulian terhadap
sampah semakin diperlukan. tidak hanya mengganggu keindahan tapi kepedulian
terhadap lingkungan bersih bebas sampah mencerminkan prilaku yang baik untuk
peserta didik”, kata Kepala Sekolah SMP N 3 Sandai, Nur Rohmat,S.Pd,
seraya menjelaskan, bahwa bahkan 90 siswa baru diminta juga membawa bibit
tanaman untuk menanam pohon dilingkungan sekolahnya.
“Itu dimaksudkan
untuk menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan dengan melalui
pengalaman belajar secara langsung”, terang Nur Rohmat.
Selanjutnya
kata Rohmat, hal ini sangat penting mengingat SPMNegeri 3 Sandai yang berada di
desa Petai Patah merupakan daerah pemukiman yang berada di jalur Sungai Pawan,
seperti sungai sungai lain nya yang ada di Kabupaten Ketapang.
Sementara
itu menurut Heri Susanto, Ketua PSP-Pedas (Pemerhati Daerah Aliran Sungai)
untuk Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga
sungai perlu ditingkatkan, karena sungai sebagai urat nadi transportasi, juga
sumber ekonomi, banyak masyarakat yang masih menggantungkan pekerjaan pada
sungai, terutama nelayan air tawar.
“Dengan
kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, itu merupakan
bentuk kepedulian terhadap masa depan daerah ini”,tukas Heri Susanto.***(Kurnia/LKBK65).
Gambar: Kegiatan pengenalan masuk sekolah pertama di SMP
Negeri 3 Kecamatan Sandai,Ketapang, Kalimantan Barat,Senin (17/07/2017) kemarin.***(Ist).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______






Post a Comment