KETAPANG-Musim masuk sekolah baru, para orang tua
keluhkan adanya pungutan yang berbeda dari satu sekolah dengan sekolah lainnya.
Menurut warga, khusus untuk SMP, siswa kelas 1
di Ketapang ini, siswa baru diwajibkan membayar uang untuk membeli buku
pelajaran, padahal SMP Negeri yang lain ternyata di gratiskan.
“Pungutan buku yang terjadi di SMPNegeri di
Ketapang ini perlu ditertibkan. Dan sangat disayangkan, karena buku pelajaran
semestinya bisa digratiskan,” kata Lelyanti, Senin (31/07/2017) menjelaskan
kepada media ini.
Menurut ibu beranak dua ini, selain buku,
pakaian seragam juga di pungut bayaran, dan kalau di bandingkan SMP satu dengan
sekolah lainnya, mutunya berbeda, padahal iurannya sama. Untuk itu warga
tersebut berharap agar Dinas Pendidikan menertibkan Sekolah Menengah Pertama
yang memungut iuran buku pelajaran ini,karena sangat memberatkan orang tua.
Masyarakat merasa terberatkan dan terbebani
atas banyaknya pungutan pada sekolah-sekolah negeri. Seperti uang buku, uang
iuran dan lain sebagainya. Dinas terkait terutama Diknas harus segera
menindaklanjuti sekolah yang sering melakukan pungutan liar, khususnya pada
sekolah negeri.***(Yudo Sudarto/LKBK65).
_______
“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU
SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI
UNDANG-UNDANG”
______

Post a Comment